Siapa Sebenarnya Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan Eks Komandan Sandi Yudha Kopassus

Belakangan Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan mempersoalkan penyebutan 'Tim Mawar' dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 ber

Siapa Sebenarnya Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan Eks Komandan Sandi Yudha Kopassus
TRIBUNNEWS.COM/Vincentius Jyestha
Eks Komandan Tim Mawar, Mayjend TNI (Purn) Chairawan 

"Kalau perorangannya kita nggak tau, nanti polisi yang lebih tau dari hasil penyidikan," imbuh Moeldoko.

Terakhir Moeldoko ‎meminta agar tidak ada lagi pihak yang menyebut Tim Mawar dan mengaitkannya dengan kerusuhan. Pasalnya jika diteruskan bakal merancukan situasi saat ini.

"Jangan lagi menyebut tim mawar, nanti merancukan situasi," tuturnya.

Sebelumnya, dalam laporan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019, mantan anggota Tim Mawar Fauka Noor Farid disebut diduga terkait dengan aksi kerusuhan.

Bahkan Fauka Noor Farid dikatakan sempat berada di sekitar Gedung Bawaslu saat kerusuhan terjadi.

Fauka sendiri merupakan mantan Tim Mawar yang disebut terlibat dalam aksi penculikan aktivis pada 1998 lalu. Dia juga mantan anak buah Prabowo Subianto di Kopassus.

Mantan Komandan Tim Mawar Kopassus TNI AD Mayjen Purnawirawan Chairawan turut geram dengan pemberitaan Majalah Tempo yang mengaitkan Tim Mawar sebagai bagian dari kerusuhan 22 Mei 2019 lalu di Bawaslu, dan sekitarnya.

Dia menyatakan, Tim Mawar sudah bubar sejak 1999. Mantan anggota secara individual pun tidak bisa dinyatakan sebagai perwakilan kelompok.

Dengan bubarnya Tim Mawar, menurut Chairawan, setiap sikap yang dilakukan mantan anggotanya merupakan keputusan pribadi.

Ditemui di Bareskrim Polri, Rabu (12/6/2019)‎, Chairawan mengatakan awalnya dia enggan melapor Majalah Tempi lantaran menghormati proses hukum.

Halaman
123
Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved