Siapa Sebenarnya Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan Eks Komandan Sandi Yudha Kopassus

Belakangan Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan mempersoalkan penyebutan 'Tim Mawar' dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 ber

Siapa Sebenarnya Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan Eks Komandan Sandi Yudha Kopassus
TRIBUNNEWS.COM/Vincentius Jyestha
Eks Komandan Tim Mawar, Mayjend TNI (Purn) Chairawan 

TRIBUNJAMBI.COM- Nama Chairawan Kadarsyah Nusyirwan tiba-tiba muncul.

Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan eks Komandan Grup 4 Sandi Yudha Komando Pasukan Khusus (Kopassus),

Belakangan Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan mempersoalkan penyebutan 'Tim Mawar' dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 berjudul 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah'.

Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan akhirnya dicopot dari jabatannya. Dia dianggap ikut bertanggung jawab karena anggota Tim Mawar berasal dari Grup 4 Kopassus.

Karier Mayjen TNI (Purn) Chairawan Kadarsyah Nusyirwan melesat setelah pemecatan dulu itu. Ia banyak berkiprah di dunia intelijen. Sempat menjadi Kepala Pos BIN Wilayah Aceh, terakhir dia menjabat staf ahli Panglima Tentara Nasional Indonesia dan pensiun dengan pangkat mayor jenderal.

Baca: Jangan Salah dan Terlambat, Berikut Ini Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Bermotor atau STNK

Baca: Peranan Politisi PPP, Habil Marati dan Kaitan Kivlan Zen yang Sewa Pembunuh Bayaran pada Aksi 22 Mei

Baca: Istri AHY Annisa Yudhoyono Beberkan Keinginan Terakhir Ani Yudhoyono yang Belum Terwujud, Minta Ini

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan tidak ada keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan aksi 22 Mei di ibu kota Jakarta.

Moeldoko memastikan Tim Mawar telah dibubarkan sehingga tak ada kaitannya dengan kerusuhan tersebut.

Mayjend TNI (Purn) Chairawan
Mayjend TNI (Purn) Chairawan ((Vincentius Jyestha/Tribunnews.com))

"Sebenarnya jangan bicara Tim Mawar lagi, karena Tim Mawar dulu. Hanya dikatakan 'oh tim mawar, tapi sesungguhnya dalam kerusuhan sekarang ini tidak ada Tim Mawar," ujar Moedoko, Rabu (12/5/2019) di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta.

Lebih dari itu, Moeldoko mengaku tidak mengetahui apakah ada mantan anggota Tim Mawar yang terlibat dalam kerusuhan 21-22 Mei.

Mantan Panglima TNI itu berpendapat baiknya semua pihak menunggu hasil penyidikan pihak kepolisian terkait hal tersebut.

Halaman
123
Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved