Akhirnya Ratu Munawaroh Angkat Bicara Soal Kesiapannya Jadi Calon Wakil Gubernur Fachrori Umar

TEKA-teki Ratu Munawaroh bakal maju sebagai calon wakil gubernur akhirnya terkuak.

Akhirnya Ratu Munawaroh Angkat Bicara Soal Kesiapannya Jadi Calon Wakil Gubernur Fachrori Umar
tangkapan layar instagram
Ibu Tiri Zumi Zola Ratu Munawaroh Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM- TEKA-teki Ratu Munawaroh bakal maju sebagai calon wakil gubernur akhirnya terkuak.

Betapa tidak istri almarhum Zulkifli Nurdin ini sudah lama di sebut-sebut akan mendampingi Fachrori Umar

Ibu tiri Zumi Zola ini bahkan blak-blakan menyebut kesiapannya maju pada ajang wakil gubernur ini. 

Seperti diketahui DPP telah mengusulkan lima nama. Selain Ratu Munawaroh, ada Madian Saswadi, Nalim, Bambang Bayu Suseno dan Jefri Hamas Hutagalung.

Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Ratu menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Jambi yang telah memberikan dukungan kepada dirinya agar bersedia mengisi kekosongan sisa jabatan Wakil Gubernur Jambi.

"Saya sungguh tak menduga derasnya dorongan dan apresiasi dari semua kalangan yang disampaikan melalui melalui perorangan, tokoh masyarakat, kelompok masyarakat, sosial media, teman-teman aktivis, teman-teman wartawan, teman-teman politisi baik secara individu atau pun partai politik," katanya saat dihubungi via ponselnya, Kamis (13/6/2019).

Baca: VIDEO: Action Figure Sitaan dari Zumi Zola Dilelang KPK, Harganya Bikin Mata Melotot

Baca: Cek Fakta: Ibu Tiri Zumi Zola Ratu Munawarah Raih Suara Terbanyak Pemilu 2009 Capai 150 Ribu Suara

Dia menyampaikan, jika dirinya telah mengikuti serangkaian proses pengusulan melalui Partai Amanat Nasional dimulai dari pernyataan kesediaan dicalonkan sampai wawancara di hadapan tim di DPW dan DPP PAN.

"Sekarang dalam tahapan menunggu rekomendasi dari Partai termasuk mesti melakukan komunikasi dengan semua partai pengusung," bebernya.

Sebagai istri mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi dan mantan anggota DPR RI, kata Ratu, dirinya sangat memahami tahapan dan langkah yang “harus" dilakukan oleh partai dan siapapun perseorangan yang sedang menjalani kontestasi untuk mendapatkan rekomendasi partai.

"Sebagai bagian dari masyarakat Jambi, saya meyakini bahwa untuk menjadikan pemerintahan Provinsi Jambi yang lebih baik, maka haruslah dimulai dengan mengedepankan proses politik yang mencerminkan moralitas, hati nurani dan akal sehat," jelasnya.

Dirinya pun menegaskan, jika sekiranya ada proses untuk mendapatkan dukungan partai politik dan pemilihan di DPRD nantinya mesti menggunakan cara diluar proses resmi yang semestinya dilalui, yang tidak elok, tidak elegan dan terkesan transaksional sebagaimana dianggap sudah menjadi sebuah kelaziman, maka dirinya dengan tegas menolaknya.

"Tidak perlu lagi kita mencederai panggung politik dan pemerintahan provinsi Jambi ini dengan cara cara yang melukai moralitas, hati nurani dan akal sehat kita sebagai umat beragama. Sudah cukup rekam jejak perjalanan pemerintahan Provinsi Jambi ini dengan cara yang tidak elok itu, saatnyalah kita berubah menjadi masyarakat Jambi yang lebih baik," tuturnya.

Dia menambahkan, jika dirinya tidak berpretensi menuduh atau menuding siapa-siapa, tetapi melalui pernyataan ini Ia ingin mengingatkan dirinya sendiri dan menghimbau kepada semua politisi dan seluruh stakeholder yang terkait, termasuk kepada KPK dan aparat hukum, mari kita awasi dan kawal politik yang sehat, santun dengan menjaga moralitas, hati nurani dan akal sehat.

"Siapapun yang terpilih menjadi Wakil Gubernur melalui proses yang sehat dan bermoral, tentulah akan berdampak baik bagi pemerintahan provinsi Jambi di masa yang akan datang," pungkasnya. 

Penulis: andika arnoldy
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved