Berita Kabupaten Batanghari

Jika Terbukti Terlibat Illegal Drilling, Oknum Pejabat DLH di Batanghari Terancam Dicopot

Jika Terbukti Terlibat Illegal Drilling, Oknum Pejabat DLH di Batanghari Terancam Dicopot

Jika Terbukti Terlibat Illegal Drilling, Oknum Pejabat DLH di Batanghari Terancam Dicopot
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Bupati Batanghari mengintruksikan untuk menarik mobil dinas dari Kabid Tahura 

Jika Terbukti Terlibat Illegal Drilling, Oknum Pejabat DLH di Batanghari Terancam Dicopot 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Oknum pejabat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari, terancam dicopot dari jabatannya, jika terbukti terlibat dalam praktik illegal drilling.

Hal ini ditegaskan Kepala Inspektorat Kabupaten Batanghari, Mukhlis. Menurutnya, tidak ada toleransi bagi pejabat atau ASN yang terlibat dalam illegal drilling.

Baca: Terpantau CCTV, Mobil Pejabat DLH Batanghari Keluar-Masuk Lokasi Illegal Drilling

Baca: VIRAL VIDEO MESUM Bidan Desa Pakai Timun Demi Selingkuhan, Ramai Dibicarakan di Warung Kopi

Baca: Pejabat DLH Batanghari Disebut Punya Sumur Minyak Ilegal, Parlaungan: Itu Tidak Mungkin

"Jika terbukti bakal dicopot jika memang terbukti dia bermain," tegas Mukhlis, saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2019).

Terkait mobil dinas yang kerap dipakai oknum tersebut, kata Mukhlis, Kadis LH harus mengirim surat permohonan penarikan kendaraan dinas terlebih dahulu kepada Inspektorat.

"Kalau sudah mengirimkan surat, baru bisa kita tarik kendaraannya," sebut Mukhlis.

Baca: Begini Cara 4 Napi Kabur Dari Rutan Sungaipenuh, Kakanwil Kemenkumham Sebut Ada Kelalaian Petugas

Baca: Ternyata 7 Jenis Kanker Ini Bisa Disembuhkan, Simak Penjelasannya Secara Medis!

Baca: Bupati Haris Ngaku Dapat Dukungan dari HBA di Pigub Jambi, Bakal Tentukan Sikap Usai Umroh

Seperti yang diwartakan, mobil dinas tersebut yakni jenis Chevrolet pikap silver bernomor polisi BH 282 BZ. Mobil tersebut merupakan mobil patroli yang kerap digunakan Kepala Bidang (Kabid) Taman Hutan Rakyat (Tahura) DLH Kabupaten Batanghari, Faisal Sarmadhan.

Mobil tersebut terekam kamera pemantau (CCTV) milik salah satu perusahaan di dekat kawasan kampung illegal drilling, Kecamatan Bajubang, pada 12 dan 13 Februari 2019.

Baca: Sering Terlihat di Lokasi Illegal Drilling, Bupati Batanghari Intruksikan Tarik Mobnas Kabid Tahura

Baca: Jejak Karier Militer George Toisutta Akmil 1976 dan Prabowo Subianto Akmil 1974, Lihat Selisihnya

Baca: Lantik Plh Sekda Tanjabbar, Bupati Safrial : Jabatan Sekda Itu Problem Solver Bukan Problem Maker

Satu diantara pekerja sumur minyak ilegal di wilayah setempat mengatakan, bahwa mobil patroli berpelat BH 282 BZ itu sering keluar masuk wilayah pengeboran minyak tak berizin tersebut. Baik siang maupun malam hari.

"Sering nian mobil itu ke sini. Kami takut juga karena kami yang kerja ini terganggu," ujarnya saat dikonfirmasi via ponsel, Selasa (11/6/2019).

Jika Terbukti Terlibat Illegal Drilling, Oknum Pejabat DLH di Batanghari Terancam Dicopot  (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved