Kurangi Jumlah TPS, KPU Batanghari Akan Lakukan Regrouping Saat Pilkada Serentak

KPU Kabupaten Batanghari akan melakukan regrouping tempat pemungutan suara (TPS)

Kurangi Jumlah TPS, KPU Batanghari Akan Lakukan Regrouping Saat Pilkada Serentak
Tribunjambi/Nurlailis
Pemilih pemula di Pelimu 2019. 

Kurangi Jumlah TPS, KPU Batanghari Akan Lakukan Regrouping TPS Saat Pilkada Serentak

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - KPU Kabupaten Batanghari akan melakukan regrouping tempat pemungutan suara (TPS) dan melakukan pembicaraan dengan Bappeda Batanghari.

Mempersiapkan tahapan dan anggaran yang akan digunakan pada Pilkada serentak, KPU Batanghari disarankan untuk melakukan Regrouping TPS oleh KPU Provinsi Jambi. Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Batanghari, A. Kadir.

"Untuk saat ini kami akan melakukan regrouping TPS dan melakukan pembahasan dengan pihak Bappeda Batanghari," ujar A.Kadir pada Tribunjambi.com, Selasa (11/6/2019).

Regrouping dilakukan setelah mendapat masukan dari KPU Provinsi Jambi. Merujuk pada jumlah TPS yang digunakan pada Pilpres 2019, maka jumlah TPS yang pada pilkada serentak akan sangat besar. Hal itu berpengaruh dengan anggaran yang harus dipersiapkan.

"Kami masih akan mengupayakan regrouping TPS," katanya.

Baca: Empat Napi Rutan Sungai Penuh Kabur, Kakanwil Kemenkumham Jambi Ancam Pecat Sipir

Baca: Pejabat DLH Batanghari Disebut Punya Sumur Minyak Ilegal, Parlaungan: Itu Tidak Mungkin

Baca: Terpantau CCTV, Mobil Pejabat DLH Batanghari Keluar-Masuk Lokasi Illegal Drilling

Baca: Operasi Ketupat 2019, Kasus Pencurian dengan Kekerasan Mendominasi, Warga Kota Jambi Harus Waspada

Bila merujuk pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan dalam Pilpres 2019 jumlahnya 300 orang. Dengan jumlah DPT yang mencapai 192.629 jiwa, maka di Batanghari ada 915 TPS.

Jumlah TPS inilah yang nantinya akan dikurangi dengan melakukan regrouping. Disinyalir untuk satu TPS akan diisi dengan DPT sebanyak 500-800 orang.

Sedangkan untuk pembicaraan dengan Bappeda Batanghari sendiri terkait dengan penganggaran. Dimana, nantinya akan dikurangi dengan penganggaran yang sudah dilakukan di tingkat provinsi.

"Kalau untuk pembicaraan dengan Bappeda, kita akan membicarakan anggaran yang nantinya sudah dilakukan di provinsi. Maka tidak perlu lagi kami anggarkan," ungkap A. Kadir.

Namun sayang, Ketua KPU Batanghari tidak memberitahukan apa saja yang mungkin sudah dianggarkan di provinsi dan apa yang belum. Selain itu, Ketua KPU Batanghari ini juga enggan mengungkapkan nilai anggaran yang sebelumnya sudah disampaikan ke Pemkab Batanghari dengan alasan sudah tidak berlaku lagi.

Untuk di Batanghari sendiri pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres jumlah DPT sebanyak 192.629 jiwa. DPT ini tersebar di delapan kecamatan, 124 Desa/Kelurahan dan 915 TPS.

Jumlah DPT di Kecamatan Muara Bulian sebanyak 43.734, Maro Sebo Ilir 10.940, Bajubang, 26.097, Pemayung 24.149, Muara Tembesi 21.575, Batin XXIV 20.548, Mersam 21.712 dan Maro Seni Ulu 24.324.

Baca: Eks Rumah Sakit PTPN IV di Kerinci akan Disulap jadi Rumah Sakit Tipe D

Baca: Ditinggal ke Ladang Rumah Apri di Kerinci Ludes Dilalap Api, Harta Rp 50 Juta Habis Terbakar

Baca: Kapolres Muarojambi Tegaskan Tak Ada Ilegal Drilling di Desa Nyogan, Tapi di Sini

Baca: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Sebut Ada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Tiga Hari ke Depan

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved