Butuh Kepedulian

Tumor Ganas Dilehernya Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh 'Kita'

Tumor Ganas Dilehernya Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh 'Kita'

Tumor Ganas Dilehernya Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh 'Kita'
Tribunjambi/Jaka HB
Saidin bersama isteri. Tumor Ganas Dileher Saidin Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh 'Kita' 

Tumor Ganas Dilehernya Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh 'Kita'

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah hampir setahun Saidin (55) tidak bisa lagi meyadap karet, untuk memenuhi mata pencariannya sehari-hari.

Badannya melemah sejak 8 bulan belakangan, karena tumor ganas yang menyerangnya. Kini ia kembali melanjutkan keahliannya membuat alat musik tradisional untuk dijual.

Sudah sekitar empat hari ini Saidin tidak punya selera makan. Sedangkan gelembung di batang leher sebelah kanannya semakin membesar.

Baca: Saidin, Pembuat Alat Musik Tradisional, Seniman Muarojambi dari Generasi Ketiga yang Masih Ada

Baca: Ingat dr. Ryan Thamrin? Sebelum Meninggal, Ini Pesan Khusus Darinya Bagi Pemilik Darah Golongan O

Baca: Buah Parjito, Buah Warisan Sunan Muria yang Disebut Bantu Pasangan yang Ingin Miliki Keturunan

Badannya lemas. Lantas ia mulai menjual alat-alat tradisional yang dibikinnya sendiri seperti viul (biola), gendang dan rebana khas Muarojambi.

“Karena mau nyadap karet sudah dak bisa,” katanya.

Saidi mengatakan Juliati (50) atau istrinya pun ikut tidak menyadap karet untuk merawat dirinya. Dia dan keluarganya berusaha untuk mengobati penyakit yang diketahui mereka bernama tumor koli.

Menggunakan kartu indonesia sehat Saidin bisa berobat gratis. Awalnya dia berobat ke puskesmas dan tidak tahu disuntik apa. Kemudian berlanjut ke rumah sakit Bhayangkara Jambi.

“Katanya untuk mengobati ini alatnya ada di Palembang. Sekalian dikemoterapi,” kata Saidin.

Saidin, Pembuat Alat Musik Tradisional, Seniman Muarojambi dari Generasi Ketiga yang Masih Ada
Saidin, Pembuat Alat Musik Tradisional, Seniman Muarojambi dari Generasi Ketiga yang Masih Ada (Tribunjambi/Jaka HB)

Informasi yang didapatkan keluarga proses pengobatan akan bertahap selama dua tahun. Mereka memang diringankan oleh KIS namun karena tidak ada pembiayaan untuk pendamping atau istri Saidin, maka mereka belum juga bisa berangkat.

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved