Pilpres 2019

Apa Jawaban Rocky Gerung Saat Ditanya Apa Dilakukan Andai Jokowi Dilantik Jadi Presiden 2019

- Rocky Gerung dari dulu dikenal sebagai akademisi yang kontra dengan kebijakan pemerintah di bawah kendali Presiden Jokowi.

Apa Jawaban Rocky Gerung Saat Ditanya Apa Dilakukan Andai Jokowi Dilantik Jadi Presiden 2019
istimewa
pengamat politik Rocky Gerung 

Setelah menerangkan tentang pendapatnya soal hasil Pilpres, Rocky pun ditantang untuk menjawab pertanyaan dengan cepat.

Salah satu pertanyaan yang ditanyakan pembawa acara adalah reaksi Rocky jika nantinya Jokowi-Maruf Amin dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

"Apa yang bang Rocky lakukan jika Jokowi dan Marif dilantik jadi presiden?" tanya pembawa cara.

Rocky pun langsung menjawab dengan jawaban yang membuat penonton se-studio terbahak.

"Satu kaget, dua ngakak, tiga tidur," katanya.

Nama Rocky Gerung Dilaporkan Relawan Jokowi ke Polisi

Anggota tim hukum Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) melaporkan sebuah akun facebook bernama Rocky Gerung atas kasus dugaan ujaran kebencian ke Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor laporan LP/3408/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 31 Mei 2019. "Kita laporkan akun yang bernama Rocky Gerung. Laporan itu menyangkut berita yang ada di akun (Facebook) itu di mana akun itu mengatakan KPU bekerja mempolitisir perolehan suara (dalam penyelenggaraan Pemilu 2019)," kata anggota tim hukum ARJ, Suhadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019).

Unggahan di akun Facebook bernama Rocky Gerung pada 28 Mei 2019 menyebutkan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh suara lebih kecil dibanding pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Suhadi mengatakan, unggahan tersebut memfitnah capres Jokowi telah melakukan kecurangan untuk menang dalam Pemilu 2019.

 Anggota tim hukum Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Suhadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019). Anggota tim hukum Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Suhadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019). 
"Dia (facebook atas nama Rocky Gerung) mengatakan bahwa pendukung Prabowo sudah punya bukti C1 sebanyak 62 persen atas Jokowi. Kemudian juga dia mengatakan dia sudah menang di 30 provinsi," kata Suhadi.

"Dia katakan juga ini kecurangan. Ini kelicikan atau cara-cara seperti ini mengulang dari pemilu 2014. Jadi 2019 mengulang kecurangan di 2014 kira-kira itu," lanjutnya.

Baca: Perbedaan Paspor 24 Halaman dan 48 Halaman Ini Penjelasannya yang Perlu Kamu Ketahui

Baca: Unggahan Pertama Cinta Laura Setelah Foto & Video Intim dari Ranjang hingga Kamar Mandi Tersebar

Kendati demikian, Suhadi mengaku tidak mengetahui pemilik akun facebook tersebut.

Oleh karena itu, ia menyerahkan penyelidikan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk mengungkap pemilik akun facebook itu.

Belum tau (siapa pemiliknya). Nanti disidik kan itu punya siapa. Yang jelas akun itu atas nama Rocky Gerung," ucapnya.

Adapun, pasal yang disangkakan pada pemilik akun facebook tersebut adalah Pasal 28 Ayat (2) junto Pasal 48 ayat (2) UU RI nomer 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berikut unggahan di akun facebook atas nama Rocky Gerung yang dilaporkan ke polisi.

#BAHAYA BESAR MENUNGGU INDONESIA!! Mata dunia kini tertuju ke Indonesia.

Jokowi yang haus kekuasaan memaksa KPU dan BAWASLU agar bekerja cepat mempolitisir perolehan suara di lapangan agar sesuai dg presentase QC yang dua mingguan ini tetap dipaksakan tayang di tipi. Indonesia membara.

Pendukung Prabowo sudah kantongi C1 asli dan menjelaskan Prabowo menang 62% atas Jokowi.

Namun bukan Jokowi namanya kalo bukan Culas, Licik dan Rakus.

Berbekal kemenangan palsunya 2014 lalu ia tengah berusaha segala cara melemahkan semangat juang pendukung Prabowo dan agar mengakui kekalahan Prabowo meski secara Real Count Prabowo menang telak di 30 Provinsi.

Baru sekarang terjadi, Jokowi yang hanya menang di 4 provinsi memaksa semua elemen bangsa ntk mengakui kemenangannya padahal rakyat menyaksikan Prabowo unggul di 75% provinsi. Sesungguhnya sikap tak terpiji.*

Sebelumnya, Rocky pernah mengungkapkan jika dirinya hanya memiliki satu akun media sosial yakni Twitter.(TRIBUN-TIMUR.COM)

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved