Berita Muarojambi

Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019, Upaya Mencari Regenerasi Pelestari Budaya

Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019, Upaya Mencari Regenerasi Pelestari Budaya

Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019, Upaya Mencari Regenerasi Pelestari Budaya
Tribunjambi/Samsul Bahri
Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019, Upaya Mencari Regenerasi Pelestari Budaya. Tarian Rentak Besapih yang ditampilkan siswa MTS yang ada di Kabupaten Muarojambi 

Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019, Upaya Mencari Regenerasi Pelestari Budaya

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kawasan Komplek Candi Muara Jambi, merupakan destinasi wisata yang sering dikunjungi masyarakat. Tidak hanya masyarakat lokal, luar daerah bahkan dari luar negeri, objek wisata percandian ini menjadi pilihan untuk berlibur.

Tahun 2019 ini, selama enam hari, dimulai 4 hingga 9 Juni 2019 mendatang, bertepatan dengan libur lebaran, ada satu panggung yang menyajikan hiburan dengan berkonsepkan Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019.

Festival ini tidak hanya menyajikan hiburan-hiburan pada umumnya, namun juga menampilkan berbagai budaya yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Baca: Pasar SPA Kuamang Kuning, Bungo, Jambi, Terbakar, Dalam 90 Menit, Api Hanguskan 12 Kios

Baca: Candi Muarojambi, Destinasi Wisata Rakyat di Kala Libur Lebaran

Baca: Menguak 5 Fakta Hantu Laut TNI AL, Bernama Denjaka, Kemampuan 1 Prajuritnya Setara Ratusan Orang

Rido Saputra, penggagas Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019 mengatakan, festival seperti itu memang setiap tahun dilaksanakan, Namun, konsep festival di tahun 2019 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Festival solidaritas ini sudah lama dilakukan oleh sekolah alam Muarojambi. Tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan dengan konsep panggung solidaritas. Nah, tahun ini kami ubah konsep yaitu festival," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep Festival dengan menghadirkan kesenian-kesenian Kabupaten Muarojambi terkhusus kesenian dari Desa Muaro Jambi ini tidak lain adalah sebagai bentuk upaya mereka untuk memperkenalkan budaya di Desa Muaro Jambi.

Rido Saputra, penggagas festival
Rido Saputra, penggagas festival (Tribunjambi/Samsul Bahri)

"Ini sebagai upaya kita untuk melestarikan, sekaligus mencari regenerasi pelestarian budaya dan Candi Muara Jambi," katanya.

Festival Solidaritas Seni Budaya Candi Muara Jambi 2019 diadakan dari tanggal 4 sampai 9 Juni 2019 ini diharapkan, masyarakat dan generasi muda untuk mengenal, melestarikan dan menjaga kebudayaan lokal.

Sehingga diharapkan, melalui Festival ini, lebih banyak masyarakat dan generasi muda yang peduli terhadap keberadaa budaya lokal.

Baca: Menguak 5 Fakta Hantu Laut TNI AL, Bernama Denjaka, Kemampuan 1 Prajuritnya Setara Ratusan Orang

Baca: Tessy Srimulat Dulunya Seorang Mantan Marinir TNI AL, Ini Kisahnya Pilih Jalan Hidup Jadi Pelawak

Baca: Petinggi KKB dengan 3 Rekannya Menyerah ke TNI, Ngaku Menyesal Setelah Lihat Perlakuan TNI di Papua

Halaman
12
Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved