DOKTER Ahli Bedah Cekik Putrinya hingga Tewas, Pakai Kantong Plastik: Anaknya Menunggu Kematian

TRIBUNJAMBI.COM- Dokter ahli bedah saraf ini bolehlah dijuluki si raja tega. Betapa tidaknya, dirinya mencekik

DOKTER Ahli Bedah Cekik Putrinya hingga Tewas, Pakai Kantong Plastik: Anaknya Menunggu Kematian
bbc
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNJAMBI.COM- Dokter ahli bedah saraf ini bolehlah dijuluki si raja tega. Betapa tidaknya, dirinya mencekik putrinya hingga tewas.

Diketahui, dokter ahli bedah saraf bunuh putrinya sampai tewas dengan kantong plastik.

Kini, dokter ahli bedah saraf dihukum 5 tahun penjara, atas pembunuhan terhadap putrinya yang mengalami kanker.

WartaKotaLvive melansir Mirror.co.uk, seorang dokter mencekik anak remaja yang dilanda kanker dengan kantong plastik, setelah melarikan diri dari kejaran polisi.

Baca: Tak Perlu Kursus, 6 Youtuber Ini Berikan Tutor Bagaimana Cara Lancar Bahasa Inggris, Jelas dan Mudah

Pengadilan di Leuven, sebuah kota di provinsi Belgia Flemish Brabant beri hukuman Mehrnaz Didgar yakni lima tahun penjara.

Mehrnaz Didgar menerima hukuman lima tahun yang ditangguhkan atas pembunuhan putrinya yang berusia 14 tahun Eline.

Dia juga diperintahkan untuk mencari bantuan psikologis.

Pihak pengadilan di Leuven percaya bahwa ada keadaan yang ringankan kasus pembunuhan Mehrnaz Didgar terhadap putrinya tersebut.

Hakim Peter Hartoch menyebutnya "persidangan terberat dan tersulit" dalam karirnya, tetapi mengatakan ada cukup alasan untuk bersikap lunak, termasuk "catatan kriminal yang rapi dan rasa bersalah yang besar".

Baca: BUNUH 85 Pasien dengan Suntikan Mematikan, Korban Dipilih Acak:Aksinya Terhenti Karena Sosok ini

Jaksa penuntut umum telah merekomendasikan 26 tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved