Breaking News:

Kasus Mutilasi

Kepala dan Tangan Karoman Korban Mutilasi di Ogan Ilir Sumsel Belum Ditemukan, Dikenali Lewat Baju

Karoman (40) menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foC
Ilustrasi. Tim Forensik saat berada di lokasi penemuan mayat korban mutilasi di Kota Malang, Rabu (15/5/2019) 

Syarifudin mengungkapkan tidak ada firasat sebelum kepergian korban untuk mencari ikan di sungai.

Pihak keluarga merasa heran, ketika sejak pagi korban belum juga pulang dari mencari ikan.

Hingga akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk mencari korban.

Setelah ditemukan, ternyata sudah meninggal dan dalam kondisi yang mengenaskan.

"Setahu saya, dia tidak ada musuh. Tetapi tidak tau kalau diluaran, karena kami tidak bisa melihat terus," ujar Syarifudin.

Karoman merupakan pria berusia 40 tahun yang tinggal di Dusun 2 RT 03 Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban ditemukan Kamis (6/6/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Mayat tersebut ditemukan oleh Firdaus (28), yang saat itu ikut mencarinya setelah satu hari tak pulang ke rumah.

Sebelumnya, Karoman pergi pamit mencari ikan ke Sungai Arisan Bopeng, Desa Pinang Mas.
Ia berangkat dari rumah pada hari Rabu (5/6/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

Namun, sampai keesokan paginya ia tak kunjung pulang.

Halaman
123
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved