Kasus Mutilasi

Kepala dan Tangan Karoman Korban Mutilasi di Ogan Ilir Sumsel Belum Ditemukan, Dikenali Lewat Baju

Karoman (40) menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kepala dan Tangan Karoman Korban Mutilasi di Ogan Ilir Sumsel Belum Ditemukan, Dikenali Lewat Baju
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foC
Ilustrasi. Tim Forensik saat berada di lokasi penemuan mayat korban mutilasi di Kota Malang, Rabu (15/5/2019) 

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Karoman (40) menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Jenazah Karoman ditemukan dengan kondisi tanpa kepala dan kedua tangan, pada Kamis (6/6/2019) pagi.

Berdasarkan keterangan keluarga, Karoman tidak pulang ke rumah sejak Rabu (5/6/2019).

Walau tanpa kepala dan kedua tangan, pihak keluarganya bisa mengenali mayat Karoman melalui baju yang dikenakannya terakhir kali.

Selain itu juga Karoman memiliki tanda lahir di kaki sebelah kanan.

Korban pembunuhan dan mutilasi yang ditemukan di Sungai Arisan Bopeng Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang itu telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang, Kamis malam.

Mayat Karoman dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi guna mendapatkan data forensik.

Menurut pengakuan paman korban yang ikut membawa jenazah, Sarifudin (52), kondisi mayat saat ditemukan cukup mengenaskan.

"Kondisinya putus, kepala hilang, belum dapat," ucapnbya.

"Tangan kedua-duanya belum dapat. Kiri dan kanan," terangnya.

Halaman
123
Editor: suang
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved