Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan Mustofa Nahrawardaya, Ini Alasannya

Mabes Polri telah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax, Mustofa Nahrawardaya.

Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan Mustofa Nahrawardaya, Ini Alasannya
Instagram @akuntofa
Mabes Polri Mustofa Nahrawardaya 

TRIBUNJAMBI.COM- Polri telah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax, Mustofa Nahrawardaya.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan alasan-alasan dibalik Mustofa dapat kembali menghirup udara bebas.

Salah satunya adalah jaminan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, kepada yang bersangkutan.

 Baca: Mudik Lancar, Warganet Malah Berikan Sikap Tak Terduga: Kemacetan Itu Tradisi, Kok Dihilangkan?

Baca: Sikap Tak Terduga Raffi Ahmad, Luna Maya Sebut Nagita Slavina Lagi Ngidam dan Beri Selamat, Hamil?

Baca: Ashanty Sembur Aurel Hermansyah Akibat Larang Arsy Peluk Atta Halilintar, Lihat Centilnya

"Alasannya satu ada pak Dasco memberikan jaminan. Kedua, ada permohonan penangguhan dari pihak yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019).

Namun menurutnya, alasan terpenting yang membuat penangguhan penahanan itu terkabul adalah Mustofa telah membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya.

Selain itu, koordinator IT BPN Prabowo-Sandi tersebut juga dikenakan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis oleh Mabes Polri.

Baca: Ini Keinginan Ani Yudhoyono Belum Terwujud Semasa Hidup, Annisa Pohan Akhirnya Beberkan Semuanya

"Kemudian tidak akan menghilangkan barbuk dan akan mengikuti proses penyelidikan lebih lanjut," ungkap mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.

Di sisi lain, perihal penolakan penangguhan penahanan terhadap Mustofa sebelumnya ketika dijamin oleh sang istri, Dedi mengungkap ada pertimbangan tersendiri dari penyidik.

Ia menilai penjamin penangguhan penahanan kali ini, yakni Dasco, lebih memiliki jaminan yang tinggi dari segi jabatan selaku anggota Komisi III DPR RI dan Waketum Partai Gerindra.

"Alasannya karena penjamin lebih tinggi, yaitu pak dasco itu. Oleh karena itu sebagai bahan pertimbangan penyidik, penyidik mengabulkan penangguhan permohonan," tukasnya.

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved