Caca Satpam Cantik di Terminal Pulogebang, Pandu Pemudik Sering Digoda Penumpang, Saya Kasih Senyum

Parasnya yang cantik membuatnya menjadi pusat perhatian, tak heran Caca sering digoda penumpang bus.

Caca Satpam Cantik di Terminal Pulogebang, Pandu Pemudik Sering Digoda Penumpang, Saya Kasih Senyum
Warta Kota/Rangga Baskoro
Caca Satpam Cantik yang bertugas di Terminal Pulo Gebang 

TRIBUNJAMBI.COM - Satpam cantik Clarizha atau Caca (22), yang bertugas di Terminal Pulogebang menjadi sorotan. 

Parasnya yang cantik membuatnya menjadi pusat perhatian, tak heran Caca sering digoda penumpang bus.

Sebanyak kurang lebih 200 orang petugas dari unsur tiga pilar bergantian bertugas saat musim mudik Lebaran 2019 di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

Baca: Irfan Hakim dan Istrinya Umumkan Nama Anak Kelima, Berharap Jadi Anak Cerdas, Terpuji & Bijaksana.

Baca: Renggang Dengan Alyssa Daguise, Al Ghazali Sebut Jessica Mila Sosok Wanita Idaman, Lumayan Dekat

Baca: Reino Barack Buka Suara soal Perasaannya Usai Nikahi Syahrini, Beda Perlakuan Bersama Luna Maya

Senyum Clariza atau Caca (22) yang meluluhkan hati penumpang bus di Terminal Pulogebang.
Senyum Clarizha atau Caca (22) yang meluluhkan hati penumpang bus di Terminal Pulogebang. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Beberapa di antara petugas keamanan tersebut, terdapat seorang perempuan belia. 

Wanita muda itu bertugas sebagai petugas satuan keamanan (Satpam).

Satpam wanita tersebut bernama Clarizha (22).

Satpam Cantik Terminal Pulogebang Clarizha bertugas di lobi kedatangan

Perempuan ini akrab dipanggil Caca.

Caca ditugaskan untuk memandu para pemudik yang membutuhkan bantuan.

"Tugas biasanya diploting, terkadang di lobi keberangkatan dan kedatangan.

Saya diperintahkan untuk membantu mengarahkan penumpang apabila kesulitan ketika berada di area Terminal Terpadu Pulogebang," ucap Caca di lokasi, Sabtu (1/6/2019).

Profesi sebagai seorang satpam memang lazimnya ditekuni oleh para laki-laki.

Situasi kepadatan di lobi keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019).
Situasi kepadatan di lobi keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Namun demikian, Caca termotivasi untuk memperbaiki dirinya sendiri yang kurang memiliki kepercayaan diri.

"Saya canggung kalau berbicara sama orang lain, malu begitu. Jadi berniat untuk menambah kepercayaan diri.

Alhamdulillah memang hasilnya saya rasakan sendiri. Jadi sedikit percaya diri sekarang," ungkapnya.

Saat menjalani tugas, ia pun sering digoda oleh para penumpang yang pada awalnya menanyakan lokasi lobi kedatangan.

"Awalnya nanya-nanya, karena memang tugas saya mengarahkan. Tapi banyak yang malah ngajak ngobrol sambil godain. Ya dibalas pakai senyum saja," kata Caca.

Ia baru bertugas menjadi Satpam selama 5 bulan.

Sebelumnya, Caca bekerja di sebuah perusahaan swasta di daerah Kawasan Industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Lantaran tempatnya bekerja dinilainya terlalu jauh dari kediamannya di Cakung, Jakarta Timur, ia memutuskan untuk berganti profesi.

"Kalau dulu waktu kerjanya terlalu padat karena 12 jam, belum lagi macet kalau pulang, sampai rumah jam 12 malam. Capek. Sedangkan di sini hanya 7 jam kerja, enggak jauh juga dari rumah," tuturnya.

Tak Keberatan Digoda Penumpang

Clariza atau Caca (22), yang begitu rupawan mengaku tak keberatan bekerja sebagai satpam Terminal Pulogebang.

Senyuman Clarizha atau Caca (22) meruntuhkan hati penumpang bus di Terminal Pulogebang.

"Pesan kedua orang tua saya, semua profesi dan pekerjaan itu mulia, asalkan pekerjaannya halal," kata Clarizha (22) di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (1/6/2019).

Profesi sebagai satuan petugas keamanan (Satpam) biasa dilakoni oleh pria. Namun, demikian hal itu tak berlaku bagi wanita yang akrab disapa Caca ini.

Baca: Kaesang Pangarep Ikut Takziah Saat di Singapura, Kena Bully Gara-gara Dinilai Kurang Sopan

Baca: INSPIRASI Belajar dari Kesetiaan Cinta SBY-Bu Ani dan Habibie-Ainun, Bukti Cinta Sehidup Semati

Wanita belia yang sudah 5 bulan bekerja ini tak berkeberatan menjadi seorang Satpam.

"Awalnya melihat lowongan kerja, memang spesifikasinya waktu itu Terminal Pulogebang butuh Satpam Wanita, kebetulan juga saya mau resign dari pekerjaan yang lama," ucapnya.

Clariza atau Caca (22), satpam Terminal Pulogebang dengan senyumannya yang meruntuhkan hati penumpang di terminal bus terbesar di Jakarta tersebut.
Clarizha atau Caca (22), satpam Terminal Pulogebang dengan senyumannya yang meruntuhkan hati penumpang di terminal bus terbesar di Jakarta tersebut. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Lantaran terdorong untuk membantu ekonomi orang tuanya, ia pun langsung memutuskan untuk mendaftarkan diri.

Kemudian, ia pun terpilih bersama lima orang wanita lainnya.

Mereka bertugas secara bergantian di lobi kedatangan, keberangkatan beserta pintu masuk.

"Kami diperintahkan untuk mendampingi dan mengarahkan penumpang sebagai bentuk pelayanan di Terminal Pulogebang," ujar Caca.

Caca beserta lima orang satpam wanita lainnya dibekali pendidikan baris berbaris beserta retorika agar bisa menyampaikan bahasa komunikasi kepada penumpang dengan baik dan benar.

Saat bertugas, ia pun kerap digoda oleh para calon penumpang. Meski demikan, ia tetap melayani penumpang dengan ramah.

"Ya paling saya kasih senyum saja," selorohnya.

Caca berpesan kepada para kaum hawa agar tak malu melakukan pekerjaan yang biasanya dilakoni oleh pria.

"Jangan memandang sebelah mata ya. Semua pekerjaan itu mulia asalkan halal. Tekuni saja dengan hati dan ikhlas," kata Caca.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Caca Satpam Terminal Pulogebang Ini Begitu Cantik Sehingga Sering Digoda Penumpang Bus

Editor: bandot
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved