Sejak Jumat, Ani Yudhoyono Sulit Bernafas & Pakai Alat Bantu, Donor Sumsum Tidak Bisa Dilakukan

Ahli medis yang kerap disapa dokter Terawan ini menjelaskan kondisi terakhir sebelumnya Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir.

Sejak Jumat, Ani Yudhoyono Sulit Bernafas & Pakai Alat Bantu, Donor Sumsum Tidak Bisa Dilakukan
Capture
Ciuman Terakhir SBY untuk Ani Yudhoyono Sebelum Peti Ditutup 

Sejak Jumat, Ani Yudhoyono Sulit Bernafas & Pakai Alat Bantu, Donor Sumsum Tidak Bisa Dilakukan

TRIBUNJAMBI.COM - Detik-detik terakhir Ani Yudhoyono meninggal dunia sempat dibantu dengan alat pernapasan.

Menurut dokter Kepresidenan Agus Putranto, kondisi Ani Yudhoyono sempat kesulitan bernafas sehingga diputuskan untuk dibuat tidur.

Ahli medis yang kerap disapa dokter Terawan ini menjelaskan kondisi terakhir sebelumnya Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir.

Baca: Ani Yudhoyono Wafat - Foto Keluarga Saat Keluar dari ICU, SBY Menangis, AHY Terlihat Paling Sedih

Baca: KISAH Cinta dan Awal Pertemuan SBY Muda dengan Ani Yudhoyono, Itu Saya Kira Jalan Tuhan

Baca: BEGINI Gejala Kanker Darah Penyakit yang Diderita Ani Yudhoyono, Fakta-fakta yang Harus Diwaspadai

"Dari kemarin beliau sudah gagal nafas sehingga mau tak mau harus ditidurkan. Jadi dari Jumat sudah pakai respirator. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun Tuhan berkehendak lain," ujar Dokter kepresiden RI, Terawan Agus Putranto memberikan pernyataan terkait meninggalnya Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6/2019) seperti dikutip Wartakotalive.com dan KompasTV.

Dokter Terawan menyebut pihaknya sudah bekerja keras.

Namun upaya tersebut belum menemui hasil yang diinginkan.

Dokter Terawan tidak sendiri merawat Ani Yudhoyono.

Dokter Terawan, dokter Kepresiden RI memberi keterangan pada detik-detik terakhir Ani Yudhoyono (capture Kompas TV)
Dokter Terawan, dokter Kepresiden RI memberi keterangan pada detik-detik terakhir Ani Yudhoyono (capture Kompas TV) ()

Ia ditemani oleh dokter dari rumah sakit Singapura dan dokter dari Amerika Serikat.

"Tim di sini sudah berjuang dengan keras," kata Dokter Terawan membuka pernyataan persnya kepad awak media.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved