Lima Bus Trans Siginjai dari Kemenhub Tak Bisa Digunakan, Begini Penjelasan Dinas Perhubungan Jambi

Lima Bus Rapid Transit (BRT) Trans Siginjai Provinsi Jambi yang diberikan Kemenhub pada 2018 belum bisa digunakan tahun ini.

Lima Bus Trans Siginjai dari Kemenhub Tak Bisa Digunakan, Begini Penjelasan Dinas Perhubungan Jambi
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Selasa (13/12/2017) pagi, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi melakukan uji coba terhadap bus Trans Siginjai. 

Lima Bus Trans Siginjai dari Kemenhub Tak Bisa Digunakan, Begini Penjelasan Dinas Perhubungan Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Lima Bus Rapid Transit (BRT) Trans Siginjai Provinsi Jambi yang diberikan Kemenhub pada 2018 belum bisa digunakan tahun ini.

Pasalnya, Dishub Provinsi Jambi perlu koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Jambi untuk dioperasikan pada rute baru, agar tak menggangu angkutan kota yang sudah ada sebelumnya.

Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Perkeretaapian Dishub Provinsi Jambi, Wing Gunariyadi kepada Tribunjambi.com menyampaikan pihaknya akan rapat dengan pihak pemkot sehabis lebaran ini.

“Kita perlu duduk bersama, karena rute koridor dua akan melintasi Sengeti sampai bandara, artinya bukan di koridor yang sudah ada selama ini,” ujarnya.

Hal ini kata Wing, agar nanti pihak Pemprov Jambi tak disalahkan jika terjadi keributan dengan angkutan kota (angkot).

Untuk anggaran sendiri Wing menyebut untuk tahun 2020 pihaknya sudah menganggarkan Rp1,3 miliar untuk subsidi Trans Siginjai ini. “Bukan hanya itu, untuk halte juga akan siapkan 20 halte anggarannya ada,” ungkapnya.

Baca: Pesan Penting Gubernur Jambi di Hari Lahir Pancasila, Fachrori Ajak Amalkan Nilai-nilai Pancasila

Baca: H-4 Jumlah Penumpang Melonjak, Harga Tiket Bus di Kota Jambi Ikut Naik

Baca: Ini Daftar Tarif Parkir dan Retribusi Lima Objek Wisata Paling Populer di Kerinci Jambi

Baca: Lagi Lebaran Bareng Keluarga Besar, Begini Cara Jessica Rebeka Saat Ditanya Kapan Nikah?

Baca: Sebut Kota Jambi Aman Terkendali, Ini Pesan Wali Kota Jambi pada Petugas Pos Pelayanan Lebaran

Idealnya untuk rute Trans Siginjai sendiri harus mempunyai empat koridor (rute). Namun untuk di Jambi saat ini, baru satu koridor dengan lima unit bus yang beroperasi.

“Harusnya empat koridor, dengan 10 unit bus tiap rutenya,” sampainya.

Sementara untuk cara memenuhi target itu, Wing mengakui memang masih melalui hibah bus Kementerian Perhubungan RI.

“Jadi paling banter tiap tahun kita dapat bantuan 5 bus, tapi jadilah jika setiap tahun bisa terpenuhi juga lama-lama walaupun hanya lima bus tiap koridornya,” paparnya.

Sementara untuk pengurusan bus Trans Siginjai baru, saat ini tinggal menunggu kendaraan keluar. “Kita tinggal nunggu platnya keluar, untuk nama sudah nama Dishub dari nama Kementerian Perhubungan,” tandasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved