Berita Internasional

Polri Kirim Tim Densus 88 ke Malaysia, Seorang WNI Ditangkap Karena Terindikasi Masuk Jaringan ISIS

Polri Kirim Tim Densus 88 ke Malaysia, Seorang WNI Ditangkap Karena Terindikasi Masuk Jaringan ISIS

Polri Kirim Tim Densus 88 ke Malaysia, Seorang WNI Ditangkap Karena Terindikasi Masuk Jaringan ISIS
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
TERORIS JAD--Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menunjukkan gambar barang bukti hasil penangkapan sejumlah teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/5/2019). Tim Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap delapan terduga anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di tiga lokasi yakni Bekasi, Tegal dan Bitung dengan barang bukti sejumlah bahan peledak, yang rencananya akan digunakan untuk peledakan di salah satu pos polisi di kawasan Jati Asih, Bekasi. 

Polri Kirim Tim Densus 88 ke Malaysia, Seorang WNI Ditangkap Karena Terindikasi Masuk Jaringan ISIS

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh pihak keamanan Malaysia karena terindikasi masuk jaringan ISIS.

Polri membenarkan bahwa seorang warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Polis Diraja Malaysia (PDRM) karena diduga terkait dengan kelompok ISIS.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menuturkan bahwa tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akan dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mendalami penangkapan tersebut.

"Betul, saat ini tim dari Densus sudah dipersiapkan untuk ke KL berkoordinasi dengan PDRM guna pendalaman bersama," ungkap Dedi ketika dihubungi, Jumat (31/5/2019).

"Untuk atpol KL sudah menemui tersangka tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepolisian Malaysia menangkap tiga tersangka teror yang terkait dengan kelompok ISIS.

Kepala polisi Malaysia Abdul Hamid Bador pada Kamis (30/5/2019) mengatakan, tiga tersangka tersebut terdiri dari satu warga Malaysia, seorang warga negara Indonesia, dan satu lagi warga negara Bangladesh.

Para pria berusia 28-42 tahun itu ditangkap dalam operasi khusus Divisi Penanggulangan Terorisme.

Melansir Channel News Asia, tersangka pertama yang diamankan adalah warga Malaysia berusia 42 tahun.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved