AROGANSI Agen Mossad Nyaris Renggut Nyawa PM Israel: Terjadi 'Insiden' dengan Paspampres di Lift

TRIBUNJAMBI.COM - Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) memiliki peran vital sebagai benteng terakhir

AROGANSI Agen Mossad Nyaris Renggut Nyawa PM Israel: Terjadi 'Insiden' dengan Paspampres di Lift
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ilustrasi - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) melakukan simulasi pengamanan tamu VVIP di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2015). 

Terlebih saat itu Soeharto sedang menerima kunjungan presiden Sri Lanka di tempatnya menginap.

Salah satu personel Paspampres yang ikut mencegat Yitzak Rabin dan keempat pengawalnya ialah mantan Wakil Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga: MP-5K, Senjata Maut Paspampres Bermotor yang Siap Beraksi Bak Siluman di Siang Bolong

Setelah mengutarakan niatnya maka Rabin beserta para personel Mossad itu dikawal oleh Sjafrie dan dua personel Paspampres menemui Soeharto.

Saat hendak memasuki lift terjadilah 'insiden kecil' menegangkan.

Para pengawal Rabin tidak mau satu lift dengan Sjafrie dan para personel Paspampres.

Hal itu karena para pengawal Rabin menaruh kecurigaan pada Paspampres dan tidak percaya mereka ikut mengawal PM Israel itu untuk menemui Soeharto.

Baca: Prabowo Subianto Dikatakan Fadli Zon ke Dubai Urusan Bisnis, Sandiaga Uno Malah Beri Keterangan Beda

Paspampres RI
A Winardi
Paspampres RI

Jadi mereka menolak satu lift bersama Sjafrie beserta dua personel Paspampres, takut Yitzak Rabin dicelakai mungkin oleh mereka.

Baca: Blak-blakan Mantan Danjen Kopassus Ini, Sebut Ada Kelompok Purnawirawan yang Rela Mati Demi Prabowo

Baca: Putus, Foto Mesra Cinta Laura & Frank Garcia Diunggah ke Instagram, Ibu Berdoa Minta Perlindungan

Padahal Sjafrie dan personel Paspampres lainnya sudah dikenalkan dalam protokol Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) PBB yang artinya mereka memang personel resmi pengamanan presiden Soeharto.

Akhirnya terjadi adu mulut dan jibaku antara Sjafrie dengan kepala pengawal Rabin jebolan Mossad itu karena dianggap melanggar protokol keamanan Paspampres.

Halaman
123
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved