Berita Kriminal Jambi

4 Pelaku Pencurian di Rupbasan, Dititipkan ke Lapas, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

4 Pelaku Pencurian di Rupbasan, Dititipkan ke Lapas, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

4 Pelaku Pencurian di Rupbasan, Dititipkan ke Lapas, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Tribun Jambi/Muhammad Ferry Fadli
Tiga dari empat orang tersangka pencurian barang bukti (Kantor UPT Rupbasan), merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jambi. Kapolsek Kota Baru, AKP Andi Zulkifli, mengatakan Deddy Purnama, Nieke Febri Yuza dan Aldinando merupakan PNS Kemenkumham. 

4 Pelaku Pencurian di Rupbasan, Dititipkan ke Lapas, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim penyidik unit Reskrim Polsek Kotabaru, masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian barang di Rumah Penitipan Barang dan Penyitaan (Rupbasan) yang terjadi Jumat (17/5/2019) lalu.

Pelaku pencurian tersebut merupakan tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni, Deddy Purnama (32) warga Desa Mekar Jaya, RT 10, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Nieke Febri Yuza (32) warga Jalan Yulius Usman, RT 19, Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Aldinando alias Edo (32) warga Perum Pinang Merah blok E, RT 17.

Baca: Tiga PNS Kemenkumham Jambi Maling Barang Bukti di Kantor Rupbasan, Akhirnya Jadi Tersangka

Baca: Operasi Ketupat 2019, Ini Titik-titik Pos Pengamanan Selama Idul Fitri 1440 H di Provinsi Jambi

Baca: Dijerat Pasal Berlapis, Kades di Muara Bulian Hadapi Tuntutan Jaksa

Dan, seorang buruh bangunan Jhon Hendrik (36) warga warga Perum Pinang Merah blok E, RT 18, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.

Kapolsek Kotabaru, AKP Andi Zulkifli mengatakan, kasus keempat tersangka tersebut masih dalam proses lidik lebih lanjut.

"Kasusnya masih berlanjut. Sekarang masih proses lidik untuk mengetahui motif dibalik pencurian tersebut," kata dia, Jumat (30/5/2019).

Baca: Daftar Lengkap Mutasi TNI, 9 Jenderal Naik Pangkat 53 Perwira Tinggi Promosi

Baca: Sidak ke Sejumlah Swalayan, Diskoperindag Temukan Sejumlah Produk Kadaluarsa dan tak Layak Jual

Baca: Nama RM Aroma Cempaka Digugat, Ternyata Penggugat dan Tergugat adalah Kakak Adik

Lanjutnya, pihak kepolisian sedikit mengalami kesulitan untuk melakukan penyelidikan terhadap barang yang di ambil dan sudah di jualnya. Dari hasil penyelidikan sementara pelaku mengambil barang tersebut dijual untuk keperluan lebaran.

"Katanya karena dekat dengan lebaran ini, barang itu di jual hasilnya untuk keperluan lebaran nanti. Cuma kami masih akan terus menyelidiki lebih dalam," tambahnya.

Atas perbuatannya, empat orang pelaku dibalik pencurian tersebut harus merasakan dinginnya penjara karena telah melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Namun saat ini, keempat tersangka tersebut dititipkan di Lapas Jambi.

"Mereka sekarang kita titipkan di lapas, karena mau lebaran ini jadi semua tahanan di Polsek kosong," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved