11 Kendaraan Dinas Provinsi Jambi Tak Laku DiLelang, Kendaraan Rusak Justru Lebih Diminati

Pemerintah Provinsi Jambi telah melelang 71 kendaraan dinas, namun hanya 60 unit yang laku terjual.

11 Kendaraan Dinas Provinsi Jambi Tak Laku DiLelang, Kendaraan Rusak Justru Lebih Diminati
tribunjambi/zulkifli
Kendaraan dinas di lingkup Pemprov Jambi, yang usianya di atas 10-15 tahun akan dilelang 

11 Kendaraan Dinas Provinsi Jambi Tak Laku DiLelang, Kendaraan Rusak Justru Lebih Diminati

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi telah melelang 71 kendaraan dinas, baik roda dua, roda empat maupun roda enam pada Kamis 23 Mei 2019 lalu. Hasilnya, 60 unit kendaraan Dinas laku terjual.

Lelang dilaksanakan secara online sejak pukul 12.00-14.00 WIB, melalui Web Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provinsi Jambi.

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Jambi, Riko Febrianto mengatakan, dari 71 unit kendaraan yang dilelang, 11 unit tidak laku terjual. Ini berdasarkan data dari Kantor Pelayanan Kekayakaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provinsi Jambi yang diterimanya.

“Sementara, data terakhir ada 11 unit kendaraan yang tidak terjual. Nanti pihak KPKNL akan memberikan data lengkap dan lebih rincinya,” katanya, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Kamis (30/5).

Riko mengatakan, dari 71 kendaraan tersebut, kebanyakan merupakan kendaraan yang sudah rusak parah (scrap), bahkan ada yang hanya tinggal rangka. Namun, ternyata pada saat lelang, kendaraan scrap ini malah habis terjual semua.

Baca: Aktivitas Terminal Bus Sribulan Sarolangun Mulai Padat, Sehari 200 Bus dari Jawa Masuk Terminal

Baca: Stok Pedagang Menipis, Harga Ayam di Kuala Tungkal Setiap Hari Naik Rp 2.000 Per Kilo

Baca: VIDEO: Dishub Provinsi Jambi Siagakan 656 Angkutan Mudik Jelang Hari Lebaran

Baca: Jelang Lebaran, PO di Muara Bungo Mulai Naikkan Tarif Bus Sampai 30 Persen

Baca: VIDEO VIRAL: Detik-detik Wanita Cantik Coba Bunuh Diri Loncat dari Rumah Radakng Pontianak

“Scrap semuanya habis terjual malahan. Yang tidak terjual itu kendaraan roda empat dan enam yang masih bisa dipakai,” katanya.

Untuk pendapatan yang diperkirakan dari lelang kendaraan yang terjual, berdasarkan nilai limit adalah Rp 852.090.000. Sementara dari hasil transaksi selama dua jam tersebut, didapatkan Rp 1.279.640.000.

Para pemenang lelang semula akan diberikan waktu selama seminggu setelah lelang dilakukan, untuk melunasi pembayaran. Namun, Riko mengatakan, bisa jadi kemungkinan masa pelunasan tersebut akan diperpanjang. Sebab, dalam beberapa hari ini sudah memasuki cuti bersama hari raya Idul Fitri.

“Kemungkinan besar akan diperpanjang, karena mau masuk cuti bersama lebaran. Ini akan kami bahas dulu berapa lama perpanjangannya,” ujarnya.

Sementara bagi para peserta lelang yang tidak beruntung memenangkan lelang, uang muka yang sudah disetor akan dikembalikan.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved