Breaking News:

KEMATIAN Harun Al Rasyid di Aksi 22 Mei Janggal, Jenazah Tak Diberi Nama, Keluarga Dilarang Melihat

TRIBUNJAMBI - Kematiannya ada kejanggalan. Sederet pertanyaan dikaitkan atas tewasnya Harun Al Rasyid (15) saat aksi 21 Mei.

Editor: ridwan
TRIBUN/DANY PERMANA
Massa aksi terlibat bentrokan dengan aparat Kepolisian di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa aksi pendukung salah satu pasangan capres yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Bawaslu, menyerang Asrama Brimob Petamburan dan membakar beberapa kendaraan. 

Beberapa temannya mengatakan bahwa Harun pergi ke daerah Slipi sejak Selasa (21/5/2019).

Belum selesai dalam pencarian, Didin dan Yuni di telepon untuk segera pulang ke rumah.

Baca: AKSI Heroik Pramugari Selamatkan Penumpang, Tendang Pintu Darurat: Api Muncul Jendela Kabin Meleleh

Selang beberapa waktu setelah pencarian Didin dan Yuni, tim relawan mendatangi rumah Harun untuk mencocokkan korban yang mereka temukan.

Tim relawan mencoba mencari data berdasarkan korban yang ada di Rumah Sakit (RS) Dharmais, Jakarta.

Karena saat itu ada korban aksi 22 Mei yang mirip dengan Harun yang berusia muda juga.

Baca: GALERI FOTO: Lebaran Sepekan Lagi. Yuk Intip Koleksi Pakaian Anak 1-10 Tahun di Bee Bee Mart Jambi

"Jadi coba cocokkan fotonya Harun dengan yang ada di RS Dharmais karena di Dharmais itu ada anak umur 14 tahun korban tembak polisi, beritanya seperti itu," ujar Didin.

"Di share di grup HP saya memang mirip seperti Harun, matanya gitu mirip, tapi rambutnya agak keriting jadi enggak mirip Harun," tambah Didin.

Baca: PRAMUGARI Cantik Tuai Pujian, Selamatkan Bayi dari Kematian, Insiden Itu Berlangsung 1 Menit

"Enggak lama tim dari relawan datang ke rumah mencocokkan bahwa foto yang di share di grup itu mirip tidak dengan data yang mereka punya."

Didin bercerita tim relawan yang mendatanginya merupakan orang yang pertama kali menemukan Harun dan membawa ke RS.

"Tim relawan yang pertama kali menemukan anak saya di TKP terus diangkat ke ambulans. Jadi awal mereka tahu itu diangkat ke RS Dharmais mereka tahu semua kondisinya," ujar Didin.

Baca: Pemkot Sungai Penuh Lanjutkan Tradisi, Raih WTP Ke 6 dari BPK RI Perwakilan Jambi

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved