Jejak Hewan Misterius di Kebun Karet Dipastikan Bukan Harimau, Ini Hasil Temuan BKSDA Jambi

Isu penampakan Harimau di perkebunan karet membuat geger warga Kecamatan Sabak Timur. Namun BKSDA memastikan hewan tersebut bukan Harimau.

Jejak Hewan Misterius di Kebun Karet Dipastikan Bukan Harimau, Ini Hasil Temuan BKSDA Jambi
IST
Diduga bekas jejak harimau yang ditemukan di kebun karet warga Tanjab Timur. 

BKSDA Memastikan Jejak Hewan Misterius di Kebun Karet Warga Tanjab Timur Bukan Harimau

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Isu penampakan Harimau di perkebunan karet membuat geger warga Kecamatan Sabak Timur. Namun BKSDA memastikan hewan tersebut bukan Harimau melainkan tapir.

Heboh penampakan Harimau di kebun karet warga di Rt 08 kelurahan Muara Sabak Ulu Kecamatan Sabak Timur, akhirnya menemukan titik terang setelah pihak BKSDA melakukan pengecekan lokasi.

Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Tanjab Timur Farid saat dikonfiasi Tribunjambi.com membenarkan isu kemunculan seekor Harimau di kebun karet.

Setelah mendapat laporan dari warga pihak BKSDA langsung menugaskan anggotanya untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Bersama pihak RT setempat, didampingi lurah dan camat kita melakukan pengecekan di lokasi penampakan, yaitu di Parit Lapis dari hasil pengecekan dapat dipastikan hewan tersebut bukan Harimau melainkan tapir,” jelasnya kepada Tribunjambi.com.

Baca: Misteri Jejak di Kebun Karet, Warga Tanjab Timur Geger Lihat Hewan Belang, Harimau?

Baca: Paspampres dan Agen Rahasia Israel Nyaris Adu Tembak Dalam Lift Hotel Waldorf Towers, Kisah 1995

Baca: Mantan Kapolda Jambi Jadi Target Pembunuh Bayaran, Ini Karier BG hingga di Pucuk Intelijen Indonesia

Baca: Heboh Soal Rekam Film Aladdin di Bioskop, Penampilan Tak Biasa Via Vallen dan Luna Maya Jadi Sorotan

Baca: Perdana, Pemkab Tanjab Barat Raih Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Jambi Setelah Proses Panjang

Setelah tim melakukan pengecekan dari ciri tapak kaki yang ditinggalkan hewan tersebut diduga kuat adalah jejak tapir. Dimana jejak yang ditinggalkan bukan jenis hewan berkuku tajam melainkan jenis hewan lain yang sangat mirip dengan jejak tapir.

Dugaan ini diperkuat dengan data yang menunjukkan di Kecamatan Sabak Timur belum pernah ditemukan Harimau.

“Selain jejak yang menguatkan juga dari aroma khas yang ditinggalkan binatang tersebut, diduga saat kita berada di lokasi binatang tersebut baru saja berpindah sehingga masih meninggalkan aroma yang pekat diduga berjumlah satu ekor,” jelasnya.

Farid mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dengan keberadaan hewan tersebut, mengingat hewan tersebut tidak berbahaya dengan catatan jangan diburu. Diduga hewan tersebut tersesat dari koloni atau habitatnya.

Untuk tindak lanjutnya, saat ini belum bisa dilakukan mengingat keberadaan hewan tersebut masih masuk kategori normal di alam liar. Namun jika keberadaannya sudah meresahkan warga misal merusak kebun dan tanaman warga akan dilakukan tindakan pengaman.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved