13 Tahun Berlalu, Nasib Kawasan Terdampak Semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo

Sebelum adanya bencana lumpur Lapindo, kawasan Porong dan Tanggulangin telah menjadi salah satu pusat industri, perdagangan, dan jasa di kota delta.

13 Tahun Berlalu, Nasib Kawasan Terdampak Semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo
Surya Malang/ M. Taufik
13 Tahun Berlalu, Nasib Kawasan Terdampak Semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo 

Seorang warga Desa Siring, Mujibur Rahman mengatakan acara ini selalu diadakan tiap tahunnya.

Mengutip dari TribunMadura, "Mulai wilayah ini kena lumpur hingga sekarang, tiap tahun selalu menggelar doa bersama dan tabur bunga di sini (tanggul lumpur)."

Baca: Kronologi Kasus Gugatan DC Comics pada Wafer Superman Asal Surabaya

"Dan acara ini digelar untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal dan makam nya ikut terendam lumpur Lapindo," ujarnya

Sementara Deli, warga desa Siring yang lain, menjelaskan acara ini digelar jelang bulan Ramadan dan awal hari raya lebaran.

"Ya kita di sini mendoakan para leluhur kita dan para saudara kita yang sudah meninggal di mana makamnya tenggelam karena lumpur Lapindo. Apalagi kita juga asli warga Desa Siring," terangnya.

Deli juga merasakan hal yang berbeda di acara doa bersama dsn tabur bunga tersebut.

"Lebih makin ramai daripada yang digelar di tahun sebelumnya. Dan insyallah, jelang lebaran malah makin banyak yang datang," pungkasnya. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com

Editor: suci
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved