WN Jepang Alami Kejang dan Akhirnya Tewas di Pesawat, Saat Otopsi Perut Penuh Narkoba

Seorang pria Jepang dilaporkan tewas di tengah penerbangan dengan perut yang diketahui penuh narkoba jenis kokain, dan membuat pesawat mendarat

WN Jepang Alami Kejang dan Akhirnya Tewas di Pesawat, Saat Otopsi Perut Penuh Narkoba
bbc
Ilustrasi jenazah 

WN Jepang Alami Kejang dan Akhirnya Tewas di Pesawat, Saat Otopsi Perut Penuh Narkoba

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pria Jepang dilaporkan tewas di tengah penerbangan dengan perut yang diketahui penuh narkoba jenis kokain, dan membuat pesawat mendarat darurat.

Pria 42 tahun yang diidentifikasi bernama Udo N itu mengalami gejala aneh ketika pesawat terbang dari Bogota, Kolombia, menuju Tokyo dengan transit di Mexico City, Meksiko.

Baca: Tersangka Kerusuhan 22 Mei Diungkap, Wiranto Janjikan Dalang yang Order Pembunuhan Tokoh Nasional

Baca: Ekspresi Wajah Ashanty saat Lucinta Luna Ngaku Nama Aslinya Putri Ayluna, Lihat Menit Ke-10

Baca: Big Movies GTV Malam ini Sinopsis Film Pearl Harbor, Kisah 2 Sahabat Hadapi Perang Lawan Jepang

"Kru kabin melihatnya kejang. Jadi pesawat memutuskan meminta izin untuk mendarat darurat di Hermosillo, Sonora," kata pejabat setempat dikutip AFP Senin (27/5/2019).

Ketika akhirnya pesawat mendarat dengan aman pukul 02.25 waktu setempat pada Jumat (24/5/2019), paramedis yang datang kemudian mengumumkan Udo sudah tewas.

Setelah dilakukan otopsi, di dalam perut pria itu ditemukan 246 paket kokain di mana satu paket mempunyai panjang 2,5 sentimeter, dan lebar 1 sentimeter.

Dalam keterangan tertulis pejabat Sonora, penyebab kematian Udo adalah cerebral edem, atau pembengkakan di otak yang diakibatkan overdosis narkoba.

Baca: Cara Download Foto & Video di Feed atau Story Instagram Lewat PC atau Komputer

Baca: Prediksi Susunan Pemain & Head to Head Bhayangkara FC vs Barito Putera, Kenangan Manis Evan Dimas

Pesawat maskapai Aeromexico dari Mexico City menuju Tokyo yang membawa 198 penumpang akhrnya dilanjutkan setelah protokol internasional dan jenazahnya dievakuasi.

Dilansir BBC, otoritas federal Meksiko menyatakan bakal mengambil alih penyelidikan mengapa kokain itu bisa berada di dalam perut Udo. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved