Kisah Militer

SBY Bungkam Dua Bulan karena Misi Rahasia, Anak Buah Kapal Saksikan Perkelahian antar Perompak

Selama sekira dua bulan SBY tidak memberikan statement terkait peristiwa ini. Namun diam-diam secara rahasia, tim gabungan pasukan elite TNI dikirim

SBY Bungkam Dua Bulan karena Misi Rahasia, Anak Buah Kapal Saksikan Perkelahian antar Perompak
Istimewa
Kopaska, pasukan elite TNI AL. 

Selama sekira dua bulan Susilo Bambang Yudhoyono tidak memberikan statement terkait peristiwa ini. Namun diam-diam secara rahasia, tim gabungan pasukan elite TNI dikirim ke perairan Somalia.

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa yang terjadi sekira delapan tahun lalu ini masih melekat di ingatan. Kapal MV Sinar Kudus dibajak perompak Somalia.

Operasi pembebasan itu berlangsung menegangkan namun heroik.

Di saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bungkam tak mau memberikan statement.

Tapi ternyata diam-diam, pasukan elite TNI telah dikirim ke perairan ganas itu untuk melumpuhkan perompak yang bersenjata berat itu.

Baca Juga

 Pistol Mertua KSAD Melorot ke Dalam Celana, Profesor Intelijen Kopassus Duel di Gubuk yang Terbakar

 Beberapa Perwira TNI Dikirim Termasuk Dandenjaka, 8 Tahun Kemudian Suhartono Jadi Komandan Marinir

 5 Indikasi VJ Laissti Kemungkinan Jadian dengan Ariel NOAH, Iki ngguyu-ngguyu seneng ketok e

 Daftar 31 Danjen Kopassus Sejak 1952-Sekarang, Ungkap Misi Rahasia CIA di Pulau Perbatasan

 KSAD Ditilang di Jogja, Polisi Kaget saat Baca Nama yang Ada Dalam SIM

 Pedagang Timun Suri Curi Celana Dalam Perempuan, Barang Itu Digunakan untuk Apa?

Christian Tande, Mualim II MV Sinar Kudus, berjalan melenggang keluar dari ruang pertemuan Hotel Sheraton Bandara, Sabtu (7/5) malam.

Dia tidak perlu menunggu bagasi yang masih dalam perjalanan dari Terminal II Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

”Saya tidak bawa bagasi sama sekali. Semua barang saya habis dirampas perompak Somalia,” kata Christian.

Masbukhin, Mualim I, masih sempat menyelamatkan dua bajunya. Baju itu dibawa pulang untuk kenang-kenangan.

"Nyaris tidak ada yang tersisa. Bahkan kaus putih saya yang ada tulisan ’Singapore’ dipakai salah seorang perompak yang tewas ditembak pasukan TNI saat mencoba menyandera kami lagi," kata Masbukhin.

Halaman
1234
Penulis: duanto
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved