Operasi Ketupat 2019

Operasi Ketupat 2019, Polda Jambi Kerahkan 1.567 Personel, Amankan Idul Fitri

Operasi Ketupat 2019, Polda Jambi Kerahkan 1.567 Personel, Amankan Idul Fitri

Operasi Ketupat 2019, Polda Jambi Kerahkan 1.567 Personel, Amankan Idul Fitri
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Kapolda Jambi Irjen Muchlis Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Ketupat 2019 

Operasi Ketupat 2019, Polda Jambi Kerahkan 1.567 Personel, Amankan Idul Fitri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polda Jambi, Rabu (29/5/2019) menggelar Operasi Ketupat 2019 dalam rangka mengamankan perayaan Idul Fitri 1440 H. Tidak hanya personel kepolisian, Operasi Ketupat 2019 juga melibatkan TNI serta instansi terkait lainnya.

Polda Jambi dan jajaran mengerahkan sebanyak 1.567 personel untuk terlibat dalam Operasi Ketupat 2019. Selain itu, Operasi Ketupat 2019 juga melibatkan 293 personel dari TNI, serta personel dari instansi terkait lainnya.

Pada Operasi Ketupat 2019 ini, pihak kepolisian juga didirikan sebanyak 26 pos pengamanan dan 18 pos pelayanan di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Selain itu, juga ada 2 pos terpadu di Terminal Alam Barajo dan Aurduri I.

Baca: Kapolda Jambi Irjen Muchlis Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Ketupat 2019

Baca: 0,5 Kg Sabu dari 3 Tersangka yang Diringkus BNNP Jambi Dimusnahkan

Baca: Terjun ke Lembah X Papua, Tim Kecil Kopassus Dipertemukan Suku Kanibal, Kala Cari Anak Miliarder AS

Nantinya, pengamanan akan difokuskan di 196 masjid maupun lokasi Salat Idul Fitri, 14 terminal bus, 10 pelabuhan, serta 3 bandara. Selain itu, pengamanan juga akan dilakukan di 43 pusat perbelanjaan dan 58 objek wisata.

Sementara itu, Selasa (28/5/2019) juga telah dilaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019 di lapangan Mapolresta Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS langsung bertindak sebagai pemimpin apel.

"Operasi Ketupat 2019 akan digelar selama 13 hari, mulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019," sebut Irjen Muchlis, saat membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Baca: 360 Personel Amankan Arus Mudik di Kabupaten Bungo, Siapkan 4 Pos Jaga

Baca: 1 Unit Rumah di Sungaipenuh Nyaris Ludes, Asap Mengepul Dari Loteng Rumah Warga Koto Bento

Baca: 2 Hari Jelang HUT Kabupaten Bungo, Mashuri dan Safrudin Beri Kado Spesial, Bungo Terima Predikat WTP

Dalam amanatnya Kapolri mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurut Tito, Operasi Ketupat 2019 memiliki karakteristik yang khas jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Operasi Ketupat tahun 2019 dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi semakin kompleks," beber Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri mengatakan apel gelar pasukan hari ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dsn seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan soliditas seluruh komponen upacara.

Kemudian, apel gelar pasukan dimaksudkan untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menimbulkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Saya mengucapkan dan memberikan penghargaan kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang telah terlibat dalam Operasi Ketupat 2019," pungkas Kapolri.

Apel gelar pasukan tidak hanya diikuti personel Polri, namun juga prajurit TNI, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

Operasi Ketupat 2019, Polda Jambi Kerahkan 1.567 Personel, Amankan Idul Fitri (Muhammad Ferry Fadly/Tribun Jambi)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved