Kerap Kritik Keberadaan MK, Wasekjen Hanura Nilai BPN Prabowo-Sandi Mulai Minder Sebelum Bertarung

Tim hukum Badan Pemenangan Pemilu (BPN) Prabowo-Sandi akhir-akhir ini kerap berikan kritik soal keberadaan Mahkamah Konstitusi (MK)

Kerap Kritik Keberadaan MK, Wasekjen Hanura Nilai BPN Prabowo-Sandi Mulai Minder Sebelum Bertarung
Instagram @prabowo
5 Kecurangan Jokowi-Maruf Versi Prabowo-Sandiaga, Penyalahgunaan Birokrasi hingga Cutinya Karni Ilyas dari ILC TV One 

TRIBUNJAMBI.COM - Tim hukum Badan Pemenangan Pemilu (BPN) Prabowo-Sandi akhir-akhir ini kerap berikan kritik soal keberadaan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam menangani sengketa pemilu.

Diantaranya, MK disebut sebagai mahkamah kalkulator dan rezim korup.

Bahkan tim hukum BPN memberikan kritik soal pengamanan di MK hingga alat pengeras suara di gedung MK yang dinilai tidak bagus.

Baca: KALAP Lihat Istri Keluar Kamar Mandi Dengan Pria Lain, Suami Benturkan Kepala Istri ke Tembok!

Baca: Polisi Tangkap Pocong Gadungan di Pemalang, Curiga Kakinya Kok Menyentuh Tanah!

Baca: Alasan Keadilan dan Lawan Kecurangan, Pendukung Prabowo-Sandi Tolak Pertemuan Prabowo dengan Jokowi

Baca: Daftar 31 Danjen Kopassus Sejak 1952-Sekarang, Ungkap Misi Rahasia CIA di Pulau Perbatasan

Baca: BPN Prabowo-Sandi Gugat MK Pakai Link Berita, Relawan Jokowi Makin Yakin Jokowi Menang Pilpres 2019

Baca: Kivan Zen Tersangka Penyebaran Berita Bohong dan Makar, Kuasa Hukum Sebut Tuduhan Makar Itu Fitnah!

Menanggapi hal tersebut, wasekjen Hanura Tridianto mengatakan itu pertanda jika Tim Hukum Prabowo-Sandi sudah tidak percaya diri untuk menang di MK.

"Itu kan tanda penggugat yang tidak PD (percaya diri). Tidak percaya diri, karen bukti-bukti yang diajukan lemah," ujar Tridianto ketika dikonfirmasi, Senin (27/5/2019).

Dia mengatakan bukti-bukti yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandi ke MK hanya seadanya dan malah tidak layak seperti link berita dan kliping koran.

"Kalau punya bukti-bukti yang kuat biasanya tidak banyak pernyataan tetapi fokus adu bukti di persidangan," kata dia.

Dengan demikian, lanjut Tridianto, narasi-narasi seperti itu hanya untuk membuat opini saja.

"Narasi tidak bermutu. Menurut saya sih 1.000 persen Prabowo-Sandi akan kalah telak di MK," ujar Tridianto.

Bukti Dinilai Tak Kuat

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved