Sejarah Indonesia

Jenderal TNI Ini Baku Hantam & Berhasil Todongkan Pistol ke Pengawal PM Israel saat Kawal Soeharto

Jenderal TNI Ini Baku Hantam & Berhasil Todongkan Pistol ke Pengawal PM Israel saat Kawal Soeharto

Jenderal TNI Ini Baku Hantam & Berhasil Todongkan Pistol ke Pengawal PM Israel saat Kawal Soeharto
Instagram @soeharto_instagram_fanpage @sjafrie_sjamsoeddin
Sjafrie Sjamsoeddin, Jenderal TNI yang Pernah Saling Todong Senjata dengan Pengawal PM Israel Saat Kawal Soeharto 

Jenderal TNI Ini  Baku Hantam & Berhasil Todongkan Pistol ke Pengawal PM Israel saat Kawal Soeharto

TRIBUNJAMBI.COM - Menjadi seorang pengawal Presiden memang sungguh jadi beban berat. Bukan hanya itu, nyawa pun harus jadi tameng presiden bila bepergian kemana-mana.

Pengalaman pernah dirasakan seorang Jenderal TNI pernah saling todong senjata dengan pengawal pribadi perdana menteri Israel, terjadi saat presiden Soeharto berkunjung ke New York, Amerika Serikat.

Dilansir dari buku 'Warisan (daripada) Soeharto' penerbit Kompas tahun 2008, Jenderal TNI tersebut tak lain adalah Letnan Jenderal TNI Sjafrie Sjamsoeddin yang saat itu menjadi salah satu personel Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) Soeharto

Baca: Terjun ke Lembah X Papua, Tim Kecil Kopassus Dipertemukan Suku Kanibal, Kala Cari Anak Miliarder AS

Baca: Pilkada Gubernur Jambi, KPU Provinsi Usulkan Rp370 Miliar, Naik dari Sebelumnya Hanya Rp110 Miliar

Baca: Pemkab Tanjung Jabung Barat Raih WTP dari BPK RI Perwakilan Jambi, Safrial Sebut WTP Bukan Segalanya

Baca: 360 Personel Amankan Arus Mudik di Kabupaten Bungo, Siapkan 4 Pos Jaga

Pada 22 Oktober 1995, presiden Soeharto menginap di hotel Waldorf Towers lantai 41 di kamar presidential suite untuk menghadiri acara PBB di sana.

Saat itu Soeharto menjabat sebagai ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI), merupakan posisi yang sangat berpengaruh bagi anggota-anggotanya yang mayoritas negara Timur Tengah.

Pak Harto
Pak Harto (Instagram @soeharto_instagram_fanpage)

Karena alasan itulah Perdana Menteri (PM) Israel saat itu, Yitzak Rabin ingin menemui Soeharto di hotel tempatnya menginap.

Rabin dengan 4 pengawalnya yang berasal dari Mossad (Pasukan Khusus Israel) kemudian datang untuk menyampaikan kemauannya bertemu Soeharto.

Namun, cara mereka bertindak tidak mematuhi protokol keamanan serta terkesan arogan, sehingga Yitzak Rabin beserta 4 pengawalnya dicegat oleh Paspampres Soeharto sebelum masuk lift

Baca: 2 Hari Jelang HUT Kabupaten Bungo, Mashuri dan Safrudin Beri Kado Spesial, Bungo Terima Predikat WTP

Baca: Bukan Orang Biasa, Sosok Penyokong Dana Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional saat Aksi 22 Mei

Baca: Penutupan Kemilau Ramadhan Tribun Jambi, Ada Penampilan Nasyid Rifahiyatul Bilad dan Dai Cilik

Terlebih saat itu Soeharto sedang menerima kunjungan presiden Sri Lanka

Salah satu personel Paspampres yang terlibat saat itu adalah Letnan Jenderal TNI Sjafrie Sjamsoeddin.

Setelah mengutarakan niatnya, Rabin beserta para personel Mossad itu dikawal oleh Sjafrie menemui Soeharto

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved