Ini Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Untuk Haris Simamora Terdakwa Pembunuh Sadis di Bekasi

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati untuk Haris Simamora, terdakwa pembunuh sadis yang menghabisi nyawa satu keluarga di Bekasi

Ini Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Untuk Haris Simamora Terdakwa Pembunuh Sadis di Bekasi
wartakota
Haris Simamora di persidangan di PN Bekasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati untuk Haris Simamora, terdakwa pembunuh sadis yang menghabisi nyawa satu keluarga di Bekasi.

Kasus yang didakwakan kepada Haris Simamora adalah pembunuhan Daperum Nainggolan beserta istri dan dua anaknya, yang terjadi November 2018.

Harris membunuh Daperum Nainggolan dan Maya Ambarita memggunakan sebuah linggis.

Sementara itu, dua anak pasangan Daperum dan Maya, yaitu Sarah Marisa Putri Nainggolan dan Yehezkiel Arya Paskah Nainggolan dicekik Haris hingga tewas.

Tuntutan JPU untuk Harry Aris Sandigon alias Haris Simamora dibacakan pada sidang di PN Bekasi, Senin (27/5/2019).

Baca: 35 Adegan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Detail Aksi Haris Simamora Terungkap

Baca: Sempat Termenung di Sofa, Haris Simamora Ambil Uang Rp 2 Juta Usai Membunuh Satu Keluarga di Bekasi

Baca: Haris Simamora Terdakwa Pembunuhan Keluarga Daperum Nainggolan di Bekasi Dituntut Hukuman Mati

Baca: Mertua SBY Disingkirkan Soeharto, Sarwo Edhie: Apa Salahku Sampai Aku Harus dihentikan Begini Rupa

JPU menilai perbuatan Harris melanggar pasal 340 KUHPidana dan pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHPidana.

Hal ini membuat JPU mengambil sikap untuk menuntut Harris hukuman mati karena melakukan pembunuhan berencana

"Terdakwa Harry Aris Sandigon alias Haris alias Ari telah terbukti secara sah dan meyakinkan secara bersalah melakukan tindak pidana dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," kata JPU, Fariz Rachman pada sidang tersebut.

Untuk itu JPU menuntut terdakwa dengan pidana mati, dan dengan perintah agar terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Atas perbuatan yang dilakukan terdakwa, Jaksa tidak menemukan hal yang dapat meringankan hukuman Harris.

Halaman
1234
Editor: suang
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved