Aksi 22 Mei

Andre Rosiade Merasa Kebingungan Soal Ambulans Gerindra Angkut Batu di Aksi 22 Mei, Tak Ada Intruksi

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengaku bingung dengan keberadaan ambulans Gerindra yang men

Andre Rosiade Merasa Kebingungan Soal Ambulans Gerindra Angkut Batu di Aksi 22 Mei, Tak Ada Intruksi
Twitter/Pakar Logika via Kompas.com
Sebuah ambulans berstiker partai yang membawa sejumlah batu ditemukan saat kerusuhan yang terjadi di Jakarta, Rabu (22/5/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengaku bingung dengan keberadaan ambulans Gerindra yang mengangkut batu di aksi 22 Mei.

Melansir program acara Aiman Kompas Tv pada Selasa (28/5), Andre Rosiade menuturkan tak ada instruksi dari DPP Gerindra agar ambulans tersebut datang.

Andre Rosiade pun menjelaskan awal mula adanya ambulans tersebut.

"Jadi ambulans itu dibeli perusahaan dan disumbangkan melalui Kesehatan Indonesia Raya (Kesira). Kesira itu merupakan organisasi sayap partai," imbuh Andre Rosiade.

Kemudian, Andre Rosiade menuturkan, ambulans itu didistribusikan ke seluruh DPC Partai Gerindra di Indonesia.

Baca: Inilah Sosok 6 Pembunuh Bayaran dan Penyuplai Senjata yang Ditugaskan untuk Habisi 4 Tokoh Nasional

Baca: Bos Besar di Balik Iwan HK, Pimpinan Pembunuh Bayaran yang Incar Nyawa Tokoh Nasional

Baca: Daftar Nama Bakal Calon Menteri Jokowi Tambah Satu Lagi, Sosok Muda dan Cantik, Ini Daftarnya

Mobil ambulans tersebut diperuntukkan kebutuhan medis masyarakat yang memang menjadi program Kesira. Program itu antara lain, klinik keliling, ambulans gratis, seminar antinarkoba dan aneka bakti sosial lainnya.

Adanya kemunculan mobil ambulans Gerindra di aksi 22 Mei itu membuat Andre Rosiade dan timnya bingung.

Ngaku Hanya Jalankan Perintah, Sopir Ambulans Partai Gerindra yang Bawa Batu saat Aksi 22 Mei, Terancam 5 Tahun Penjara
Ngaku Hanya Jalankan Perintah, Sopir Ambulans Partai Gerindra yang Bawa Batu saat Aksi 22 Mei, Terancam 5 Tahun Penjara (Kolase)

"Nah kami bingung terus terang kenapa tetiba mobil ambulans Gerindra yang dari Tasik muncul ke Jalan Sabang, Jakarta Pusat," ungkap Andre Rosiade.

Tak hanya kemuculan mobil ambulans saja, ternyata mobil tersebut mengangkut batu di aksi 22 Mei.

"Kemunculan ambulans itu membawa batu, terus terang kami bingung," jelas Andre Rosiade.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved