Pilpres 2019

Mantan Ketua Umum PAN Minta agar PAN Bergabung Koalisi Jokowi: Banyak Maslahat daripada Mudaratnya

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mendukung PAN untuk bergabung dengan koalisi kubu 01 paslon Joko Widodo-Maruf Amin.

Mantan Ketua Umum PAN Minta agar PAN Bergabung Koalisi Jokowi: Banyak Maslahat daripada Mudaratnya
(KOMPAS.com / ANDI HARTIK)
Mantan Ketum PAN Soetrisno Bachir Dukung PAN ke Koalisi Jokowi: Banyak Maslahat daripada Mudaratnya 

TRIBUNJAMBI.COM Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mendukung PAN untuk bergabung dengan koalisi kubu 01 paslon Joko Widodo-Maruf Amin.

Diketahui, dalam Pilpres 2019, PAN bergabung dalam partai koalisi kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dikutip TribunWow.com dari tayangan saluran metrotvnews, Minggu (26/5/2019), menurut Soetrisno, hal ini untuk menguatkan pemerintahan yang berdiri.

"Apabila pemerintahan itu kuat, ekonomi juga cepat jalannya," ujar Soetrisno saat ditemui di acara tasyakuran kemenangan Jokowi-Amin di Pilpres 2019, di Graha Sabha Buana Solo, Sabtu (25/5/2019).

Menurut Soetrisno, di kubu 01 akan lebih banyak kebaikan atau manfaatnya.

"Nah jadi apakah nanti PAN atau Demokrat ikut bergabung menurut saya banyak maslahatnya daripada mudaratnya," ungkapnya.

Baca: Bambang Widjojanto Sindir MK Jangan Jadi Mahkamah Kalkulator, Jokowi: Jangan Rendahkan Institusi

Soetrisno menegaskan, saran pindahnya koalisi PAN bukan agar mendapat kursi di pemerintahan.

"Tapi niatnya bukan untuk bagi kekuasaan, tapi untuk membangun kecepatan ekonomi kita ini, semakin banyak yang bergabung semakin kuat," pungkasnya.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin memberikan tanggapan jika PAN maupun Demokrat merapat ke kubunya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Senin (27/5/2019), menurutnya akan bagus.

"Saya kira bagus itu, nggak masalah malah kita lebih, kan kita sudah janji kalau jadi presiden dan wakil presiden untuk seluruh rakyat Indonesia," ucap Ma'ruf seusai berbuka puasa bersama Soetrisno Bachir dan relawan Garda Matahari di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

Soal Demokrat yang disebut akan bergabung, Ma'ruf Amin menuturkan tanda-tandanya telah ada, dari adanya pertemuan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Jokowi.

"Saya kira tanda-tandanya sudah ada, bolak balik kan Pak AHY bertemu Pak Jokowi, Pak SBY sudah memberikan dukungan terbuka, Saya kira tandanya bukan ada, sudah cukup banyak gitu," tambah Ma'ruf.

Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved