Perbedaan Rendang Indonesia dan Malaysia, Pernah Jadi Perdebatan, yang Asli dari Tanah Minang

Menurut William Wongso, pakar kuliner yang disebut-sebut sebagai “diplomat rendang”, rendang bukanlah nama masakan, melainkan cara memasak.

Perbedaan Rendang Indonesia dan Malaysia, Pernah Jadi Perdebatan, yang Asli dari Tanah Minang
(KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI)
Rendang di restoran. 

“Tapi, itu kalau kita bicara rendang di Sumatera Barat. Kalau di Indonesia yang kita tahu seringnya (rendang) yang ada di rumah makan padang. Indonesia pun kalau mau kita perdebatkan (yang dikenal) masih rendang-rendang yang dibawa rumah-rumah makan padang di Indonesia,” kata William.

William merujuk pada restoran-restoran padang yang ada di hampir semua kota di Indonesia.

Tidak semua restoran padang menyajikan rendang kering berwarna hitam. Kebanyakan berwarna cenderung merah kecoklatan.

22122016_RENDANG
Rendang (TRIBUN JAMBI/TEGUH SUPRAYITNO)

Seperti rumah makan padang di Jawa, umumnya menyajikan “rendang” berkuah warna kemerahan yang sebenarnya lebih dianggap sebagai kalio oleh orang Minang.

"Kalau kita ke Sumatera Barat, tiap-tiap daerah bisa beda-beda rasanya. Tapi semua itu dirandang sampai seperti gosong,” tutur William.

Rendang di Malaysia Bagaimana dengan rendang di Malaysia? Menurut William, rendang di Malaysia secara fisik berwarna merah atau kecoklatan.
“(Warnanya) seperti bumbu rujak atau kalio,” ungkap William.

William mengakui belum pernah melihat rendang yang sampai hitam warnanya di Malaysia.

“Saya perhatikan itu proses sampai kalio. Tidak sampai selama (memasak) rendang Minang,” tambahnya.

Secara tekstur, rendang di Malaysia cenderung lebih basah karena tidak dimasak hingga benar-benar kering dan menghitam.

Di Sumatera Barat, hasil seperti ini kerap disebut sebagai “kalio”.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved