Pilpres 2019

TOKOH Ini Disebut Bisa Pertemukan Jokowi dan Prabowo Pasca-Pilpres 2019, Ini Alasannya

TOKOH ini bisa menjadi tokoh untuk mempertemukan kedua calon presiden Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2019.

TOKOH Ini Disebut Bisa Pertemukan Jokowi dan Prabowo Pasca-Pilpres 2019, Ini Alasannya
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) 

"Saat itu, Pak SBY tidak berkontestasi secara langsung. Meski pada akhirnya ia ikut kontestasi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Demokrat, yang pada saat-saat terakhir, Demokrat memberikan dukungan pada Prabowo-Hatta Rajasa," kata dia.

Setelah hasil Pilpres 2014 dan keputusan MK diumumkan, SBY mengundang Jokowi dan Prabowo bertemu di Cikeas.

"Karena yang memanggil presiden, tokoh paling utama, senior, minimal dengan Pak Prabowo keduanya teman lama, akhirnya bisa ketemu," kata Qodari.

Sayangnya, peran serupa tak bisa dilakukan lagi oleh SBY.

Selain tak lagi menjadi presiden, SBY kini juga tengah menunggu dan merawat sang istri, Ani Yudhoyono yang tengah sakit di Singapura.

Qodari menyarankan, yang paling penting sekarang, mencari tokoh yang cocok dan bisa diterima kedua kandidat Pilpres 2019 untuk mempertemukan keduanya.

"Kemarin ada info, Pak Jokowi kirim Pak Luhut untuk berkomunikasi dengan Pak Prabowo."

"Alasannya, pernah sama-sama di militer, sama-sama di pasukan komando, berteman lama, dan sejarahnya, selalu ada pertemuan antara keduanya," ujar Qodari.

Namun, karena ada perubahan dinamika saat ini, lanjut Qodari, sehingga saat ini, Luhut Binsar Panjaitan sulit bertemu dengan Prabowo.

Baca: Jakarta Memanas, Kapolres Muarojambi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Baca: Inilah Identitas dan Asal Usul Tiga Terduga Provokator Kerusuhan di Petamburan, Sudah Diamankan

Jokowi Sebut Sudah Inisiatif Sejak Awal untuk Bertemu Prabowo

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved