Proses Tender di Muarojambi Meleset dari Target, Sekda Akan Tegur Kepala OPD

Proses pelaksaaan tender untuk kegiatan proyek di lingkup Pemerintah Kabupaten Muarojambi tahun ini berjalan lamban.

Proses Tender di Muarojambi Meleset dari Target, Sekda Akan Tegur Kepala OPD
tribunjambi/samsul bahri
Sekda Muarojambi M Fadhil Arief 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Proses pelaksaaan tender untuk kegiatan proyek di lingkup Pemerintah Kabupaten Muarojambi tahun ini berjalan lamban. Dari 146 kegiatan yang tersebar di 11 OPD, baru 23 kegiatan yang masuk proses tender.

Tercatat hingga akhir Mei ini baru dua paket kegiatan yang selesai ditenderkan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, Pemerintah Kabupaten Muarojambi, Safrinal.

"Iya, sejauh ini baru dua paket yang sudah selesai tender dan ditetapkan pemenangnya. Ada 23 kegiatan yang sedang proses tender. Kalau dipersentasikan, sekitar 17 persen dari total paket," ujarnya pada Tribunjambi.com.

Safrinal mengatakan bahwa proses tender baru berjalan pada April lalu. Ia menjelaskan jika pihaknya hanya bisa menunggu pengajuan dokumen dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kalau dokumennya masuk langsung kita proses, dicek dulu kelengkapannya. Jika masih ada kekurangan maka akan kita minta dilengkapi," ujarnya.

Baca: Pasar Beduk di Batanghari Sumbang Sampah 2 Ton Setiap Hari, Mulai Sampah Plastik hingga Kelapa Muda

Baca: Puluhan Warga Tanjab Timur Terserang Gatal, Diduga Akibat Air Sungai Tercemar

Baca: Ini Besaran Zakat Fitrah yang Ditetapkan Kemenag, MUI dan Pemkab Batanghari

Baca: Satgas Pangan Tanjab Timur Temukan Susu Kedaluarsa di Pasar, BPOM Uji Bahan Jajanan Takjil

Baca: VIDEO: Ustaz Arifin Ilham Meninggal di Malaysia, Ucapan Bela Sungkawa Banjir di Media Sosial

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief, mengatakan bahwa proses pengadaan barang dan jasa tersebut mempengaruhi proses percepatan realisasi percepatan fisik. Dan dampak dari terlambatnya pelaksanaan tender juga berpengaruh pada realisasi keuangan.

"Maka dari itu, kita minta kepada SKPD lebih melakukan percepatan karena ULP ini sifatnya menunggu, setelah diserahkan dari SKPD dia akan mengadakan proses sesuai aturan berlaku," sebutnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut tidak bisa lagi menyalahkan pihak-pihak lain. Karena menurutnya sistemnya telah berbeda, sehingga memang SKPD diminta untuk percepat penyerahan dokumen.

"Ini tercatat dan tidak bisa lagi main lempar-lemparan. Setelah berkas itu diserahkan SKPD maka akan tercatat di aplikasi apabila bahan tidak lengkap maka akan dikembalikan," tegasnya.

M.Fadhil Arief mengakui progres tender kegiatan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Muarojambi sedikit meleset dari yang direncanakan. Ia berjanji akan kembali mengigatkan OPD agar segera menyerahkan dokumen tender kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa.

"Ini sebenarnya sudah ditargetkan tetapi agak meleset dan nanti akan kita ingatkan lagi. Melalui rapat juga sudah kita ingatkan, melalui surat juga sudah kita berikan," pungkasnya.

Sementara itu, Sekda menyebutkan bahwa dampak dari terlambatnya progres tender ini tidak lain dirasakan oleh Masyarakat. Satu contoh diberikan oleh Sekda, terkait dengan jalan.

Baca: Gulai Belut Khas Rantau Panjang yang Favorit saat Ramadan, Istri Gubernur Jambi Sampai Belajar Masak

Baca: Catat, PNS di Sarolangun Jambi Dapat Jatah Cuti Lebaran 2019 Selama 11 Hari

Baca: Puluhan Kendaraan dari Riau Menuju Kota Jambi Digeledah, Polres Muarojambi Lakukan KKYD

Baca: Jakarta Memanas, Kapolres Muarojambi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Baca: Warga Patunas Jambi Kesal Tak Dapat Sembako Murah Meski Punya Kupon, Lurah: Kita Takut Dimakan Tikus

"Jika kegiatan cepat dilaksanakan maka manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat lebih baik, yang jalan seharusnya di bulan April sudah bisa dipakai, ini bulan Agustus baru bisa dirasakan masyarakat artinya ada empat bulan yang tidak bisa dirasakan masyarakat, banyaklah dampak yang ditimbulkan," pungkasnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved