Tak Punya Solusi, Dishub Tanjab Timur Kesulitan Tertibkan PO Ilegal

Terkait banyaknya PO ilegal di Tanjab Timur pihak Dinas Perhubungan Tanjab Timur mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Tak Punya Solusi, Dishub Tanjab Timur Kesulitan Tertibkan PO Ilegal
tribunjambi/Abdullah Usman
Angkutan umum di Tanjung Jabung Timur. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait banyaknya PO ilegal di Tanjab Timur pihak Dinas Perhubungan Tanjab Timur mengaku tidak bisa berbuat banyak.

Dari sekian PO yang diperkirakan berjumlah belasan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur berstatus ilegal, Dishub Tanjab Timur akui masih kesulitan untuk melakukan penertiban karena belum ada solusi.

“Terkait PO yang tidak terdaftar sejauh ini kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk penertiban, jika ditertibkan pun kita belum memiliki solusi bagi mereka,” jelas Kabid Operasional Angkutan Dishub Tanjab Timur, Aditya Gunadi pada Tribunjambi.com.

Pemerintah tengah dilema, sebab yang jadi permasalahan pemilik PO bukan soal administrasi yang bermasalah tetapi armada yang mereka miliki.

Baca: Belasan PO Travel di Tanjab Timur Diduga Ilegal, Dishub Akui Hanya Satu PO yang Ajukan Izin

Baca: VIDEO TERKINI, Pasca Kerusuhan Aktivitas Perkantoran dan Pertokoan di Thamrin dan Tanah Abang Lumpuh

Baca: Sidang Gugatan Tarif PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, YLKI Datangkan Mantan Kepala PDAM Bungo Jadi Ahli

Baca: Anggaran Terbatas, Honorer di Bungo Dipastikan Tak Dapat THR

Baca: VIDEO 22 MEI TERKINI: Hingga Siang, Situasi Tanah Abang Belum Kondusif

“Sebagian mereka mau mengurus izin dan surat legalitas. Namun jika harus mengikuti standar armada itu yang menjadi permasalahan mereka,” jelasnya.

Kebanyakan travel yang ada banyak menggunakan kendaraan pribadi yang hanya memiliki kapasitas kecil dari aturan standar minimal berkapasitas 9 kursi. Selain itu kendaraan pribadi lebih diminati.

Aditya mengaku, pihak Dishub Tanjab Timur terakhir menerima pengajuan permohonan izin PO pada 2011.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved