Sekda Beberkan Dana Silpa Rp 115 Miliar yang Dipertanyakan DPRD Muarojambi

Sekda Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief jelaskan dana silpa Rp 115,087 miliar yang dipertanyakan dewan.

Sekda Beberkan Dana Silpa Rp 115 Miliar yang Dipertanyakan DPRD Muarojambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Rapat paripurna DPRD Muarojambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-DPRD Kabupaten Muarojamb kembali menggelar rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2018, Rabu (22/5).

Rapat paripurna yang di gelar di gedung DPRD Kabupaten Muarojambi dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Muarojambi terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dewan.

Acara ini dihadiri Sekda Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief, Ketua DPRD, Salma Mahir, Wakil Ketua DPRD, Eddison dan Amiruddin. Dalam kesempatan ini Sekda menyampaikan jawaban bupati dalam pandangan umum fraksi-fraksi, secara umum atas dukungan dan saran dewan sekda mengucapkan terima kasih.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dukungannya terhadap penyampaian Ranperda khususnya terkait over target realisasi pendapatan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa dalam penyampaian Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2018 oleh Bupati Muarojambi, disampaikan bahwa realisasi penerimaan PAD tahun anggran 2018 sebesar Rp 83,379 atau sebesar 111,06 persen.

Baca: Rumah Mewah Milik Saudara Wali Kota Sungai Penuh Terbakar

Baca: Pemkab Sarolangun Akan Lelang Kendaraan Dinas Usai Lebaran, Mobil Rusak Ikut Dilelang

Baca: Bupati Haris Minta Masyarakat Merangin Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi Aksi Demonstrasi di Jakarta

Baca: Tak Punya Solusi, Dishub Tanjab Timur Kesulitan Tertibkan PO Ilegal

Baca: VIDEO TERKINI, Pasca Kerusuhan Aktivitas Perkantoran dan Pertokoan di Thamrin dan Tanah Abang Lumpuh

Hal ini mengalami peningkatan dari rencana sebesar Rp 75, 074 miliar. Adapun secara rinci disebutkan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 47,992 miliar. Realisasi penerimaan restribusi daerah Rp 9,918 miliar, realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan sebesar Rp 5,834 miliar, dan realisasi PAD lainnya sebesar Rp 19,635 miliar.

M Fadhil Arief juga menjawab atas pertanyaan dari delapan fraksi mengenai Silpa yang terjadi di Kabupaten Muarojambi dengan besaran Rp 115,087 miliar. Dikatakan oleh Sekda bahwa Silpa tersebut berasal dari berbagai program dan kegiatan SKPD yang sudah ada maupun dari sisa belanja.

“Secara rinci dapat di uraiakan, dana Samisake sebesar Rp 4,16 M, dana bantuan provinsi berupa alat berat Rp 3 M, DBH-DR sebesar Rp 7,7 M. Kemudian DBH-CHT sampai dengan tahun 2017 sebesar Rp 978 juta,” rincinya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan dana Silpa ini juga berasal dari sisa dana alokasi khusus (DAK) non fisik tahun anggaan 2018 sebesar Rp 14 miliar. Kemudian juga dari sisa anggaran belanja tahun 2018 sebesar Rp 51 miliar.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved