Baznas Kota Jambi Targetkan Penerimaan Zakat Tahun Ini Tembus Rp 6 Miliar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menargetkan penerimaan zakat tahun ini tembus Rp 6 miliar.

Baznas Kota Jambi Targetkan Penerimaan Zakat Tahun Ini Tembus Rp 6 Miliar
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menargetkan penerimaan zakat tahun ini tembus Rp 6 miliar. Hingga bulan Mei ini, zakat yang terkumpul telah mencapai Rp 5 miliar.

Hal ini dikatakan Syamsir Naim, Ketua Baznas Kota Jambi bahwa uang zakat yang terkumpul di Baznas Kota Jambi akan disalurkan kepada 8 golongan yang berhak menerima zakat (Mustahiq), yakni Fakir, Miskin, Amil zakat, Golongan muallaf, Memerdekakan budak belian, Gharimun, Mujahidin, dan Ibnu sabil.

“Seperti diserahkan kepada 500 anak yatim pada saat buka bersama dengan Wali Kota Jambi beberapa waktu lalu. Ada juga diserahkan untuk bantuan bencana alam yang terjadi di Kota Jambi," kata Syamsir Naim pada Tribunjambi.com.

Lebih lanjut Syamsir menyebutkan, sumber zakat yang diperoleh Baznas Kota Jambi, yakni dari ASN Kota Jambi yang jumlahnya 8.000 orang dan dari perorangan.

Menurutnya kenaikan penerimaan zakat sangat signifikan. Sebelum Wali Kota Jambi Syarif Fasha menjabat penerimaan zakat hanya Rp 500 Juta, namun saat ini sudah mencapai 5 miliar.

Baca: Tak Punya Solusi, Dishub Tanjab Timur Kesulitan Tertibkan PO Ilegal

Baca: VIDEO TERKINI, Pasca Kerusuhan Aktivitas Perkantoran dan Pertokoan di Thamrin dan Tanah Abang Lumpuh

Baca: Sidang Gugatan Tarif PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, YLKI Datangkan Mantan Kepala PDAM Bungo Jadi Ahli

Baca: ITK Jambi Triwulan I Sentuh Angka 101,54, BPS Jambi Beberkan Penyebabnya

Baca: Anggaran Terbatas, Honorer di Bungo Dipastikan Tak Dapat THR

“Kalau dihitung dari 8.000 ASN ini di Pemkot Jambi ini, sudah 85 persen yang membayar zakat," katanya.

Menurutnya zakat profesi atau zakat penghasilan ini hanya dipotong 2,5 persen dari jumlah gaji yang diterima. "Ketentuannya kalau sudah di atas 3,4 juta, maka wajib membayar zakat," ujarnya.

Namun Syamsir mengakui penerimaan zakat dari pihak swasta masih sangat minim. Sehingga dirinya meminta pada Wali Kota Jambi untuk memaksimalkan sumber zakat dari pihak swasta.

"Kalau Pak wali yang langsung mengimbau pihak swasta untuk membayar zakat di BAZNAS Kota Jambi, pasti pihak swasta akan mengikutinya. Untuk Zakat bagi pihak swasta hitungannya 50 juta setahun maka wajib membayar zakat 2,5 persen," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved