Membaca Alquran Sebagai Kebiasaan yang Menyehatkan

Rasulullah SAW memerintahkan untuk membiasakan diri membaca Alquran dan memberikan kabar gembira bagi orang yang selalu membacanya

Membaca Alquran Sebagai Kebiasaan yang Menyehatkan
istimewa
Dr Bahrul Ulum MA 

Oleh : Dr Bahrul Ulum MA

Dosen UIN STS Jambi/PWNU Prov. Jambi/Pengurus MUI
Prov. Jambi

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran, akan mendapatkan satu kebaikan. Satu kebaikan berlipat sepuluh kali. Aku tidak berkata alif, laam, mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)

Rasulullah SAW memerintahkan untuk membiasakan diri membaca Alquran dan memberikan kabar gembira bagi orang yang selalu membacanya, sebagaimana hadis di atas. Satu di antara manfaat yang merupakan kabar gembira bagi orang yang selalu membaca Alquran adalah sebagaimana ditunjukkan dalam penelitian yang dilakukan Dr Ahmad Al Qadhi, Direktur Utama Islamic Medicine Institute for Education and Research yang berpusat di Amerika Serikat.

Ia meneliti pengaruh bacaan Alquran pada manusia dari sisi fisiologi dan psikologi. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan mesin pengukur dan terapi stres yang berbasis komputer, model MEDAQ 2002 (medical data quotient) yang ditemukan dan dikembangkan oleh Pusat Kedokteran Universitas Boston.

Alat ini mampu mengukur reaksi yang menunjukkan tingkat stres dengan dua cara, pertama melakukan pemeriksaan fisik secara langsung melalui komputer, dan (2) memonitor serta mengukur perubahan- perubahan fisiologis pada tubuh.

Eksperimen atau percobaan dilakukan sebanyak 210 kali dengan melibatkan sejumlah laki-laki dan perempuan dengan usia antara 18-40 tahun. Semua orang yang diteliti adalah mereka yang bukan beragama Islam dan tidak bisa berbahasa Arab. Mereka diminta mendengarkan bacaan Alquran dengan bahasa Arab dengan kaidah tajwid sebanyak 85 kali.

Hasil penelitian menunjukkan, bacaan Alquran menimbulkan efek relaksasi hingga 65%, sedangkan bacaan berbahasa Arab non Alquran hanya mencapai 33%. Hasil ini juga menunjukkan, bahwa Alquran memiliki pengaruh positif yang cukup signifikan dalam menurunkan ketegangan (stres) pada pengukuran kualitatif maupun kuantitatif.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan, dengan mendengarkan Alquran dapat dijadikan cara untuk meningkatkan kesehatan mental seseorang, apakah dia bergama Islam atau tidak. Dengan membaca Alquran setiap hari apalagi di bulan Ramadan, maka pasti banyak kebaikan yang didapat. (*)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved