DPRD Muarojambi Pertanyakan Dana Silpa Rp 115 Miliar, Bupati Masnah Akan Jawab Rabu Besok

DPRD Muarojambi Pertanyakan Dana Silpa Rp 115 Miliar, Bupati Masnah Akan Jawab Rabu Besok.

DPRD Muarojambi Pertanyakan Dana Silpa Rp 115 Miliar, Bupati Masnah Akan Jawab Rabu Besok
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kamaludin Havis, Juru Bicara Partai PPP- Hanura. 

DPRD Muarojambi Pertanyakan Dana Silpa Rp 115 Miliar, Bupati Masnah Akan Jawab Rabu Besok

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-DPRD Kabupaten Muarojambi melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018, Selasa (21/5).

Rapat paripurna dilakukan di Gedung DPRD Kabupaten Muarojambi, Selasa (21/5). Dalam rapat ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Salma Mahir, Wakil Ketua DPRD, Eddison dan Amirddin, Sekretarsi Dewan, Dedi Susilo.

Selain itu turut hadir, Bupati Muarojambi, Masnah Busro, OPD, serta anggota dewan. Dalam kesempatan ini, delapan fraksi menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi terhadap penyampaian yang disampaikan oleh Bupati.

Hal ini berkaitan dengan Paripurna tentang Penyampaian Bupati Secara Resmi tentang ranperda Kabupaten Muarojambi mengenai pelaksanaan APBD tahun 2018, Senin kemarin (20/5).

Namun, ada beberapa pernyataan yang berkaitan dengan adanya silpa yang terjadi dalam APBD Tahun 2018 Rp 115,087 miliar. 

Baca: PetroChina Sambut Baik Rencana Pemkab Tanjab Timur Bangun Jalan Rigid Beton

Baca: Penyerahan Aset PDAM Kerinci ke Pemkot Sungai Penuh Terganjal Masalah Kompensasi Rp 1,9 Miliar

Baca: Bupati Safrial Apresiasi DPRD Tanjab Barat Atas Penyusunan Raperda Inisiatif Pemkab Tanjab Barat

Baca: Puluhan Mahasiswa Jambi Tuntut Pemerintah Peduli pada Kematian Ratusan Petugas KPPS

Baca: Syarat Pendaftaran Caleg Gerindra Disoal, KPU Tanjab Barat Tegaskan Berkas Sutejo Tak Bermasalah

“Kami dari Fraksi Gerindra mempertanyakan silfa sebesar Rp 115,087 miliar. Kenapa ini bisa terjadi silpa, sedangkan program banyak yang belum terealisasikan. Kami minta penjelasan kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan hal ini,” kata Taufik, juru bicara partai Gerinda.

Hal senada juga disampaikan oleh Kamaludin Havis, juru bicara fraksi PPP-Hanura. Ia meminta kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan secara rinci terkait dengan adanya silpa tersebut. Ia meminta agar dengan dirincinya silpa tersebut, dapat diketahui dari mana datangnya silfa tersebut.

“Terkait dengan adanya silpa sebesar Rp 115,087 miliar, itu tolong dirincikan,” pintanya.

Sementara itu, terhadap masukan dan pernyataan yang disampaikan oleh delapan Fraksi. Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi mengagendakan jawaban Bupati Muarojambi terhadap penyampaian fraksi-fraksi tersebut, Rabu besok (22/5).

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved