BPN Prabowo-Sandi Kritik Aksi Polda Jatim Cegah pergerakan Massa Dari Jatim, Sebut Hak Demokrasi

Jajaran Polda Jatim mencegah gerakan massa yang akan mengikuti Aksi 22 Mei 2019, dengan melakukan pemeriksaan kendaraan yang bertolak menuju Jakarta.

BPN Prabowo-Sandi Kritik Aksi Polda Jatim Cegah pergerakan Massa Dari Jatim, Sebut Hak Demokrasi
INSTAGRAM/@satreskrim_jakartabarat
Polisi dari Satreskrim Polres Jakarta Barat membawa Pilot IR yang ditangkap di Surabaya 

"Ini baru saja diperiksa tadi, ada kita lihat benda yang mencurigakam lagi didalami oleh tim penyidik," katanya, saat meninjau langsung ke lokasi, Senin (20/5/2019).

Dugaan sementara, ungkap Luki Hermawan, empat botol tersebut merupakan bom molotov.

"Barang itu tadi, kalau saya lihat, bau botol yang berbau minyak tanah, semacam bom molotov kita akan dalami ini," bebernya.

Irjen Pol Luki Hermawan juga menduga, rombongan tersebut hendak berangkat ke Jakarta.

"Mereka akan rencana ke Jakarta, pimpinan rombongan sedang di dalami, nanti silahkan dari minta ke Krimum," tandasnya.

 

Wasil, sopir mini bus rombongan asal Pamekasan Madura yang sempat diamankan Polda Jatim di Jembatan Suramadu, untuk dimintai keterangan, Senin (20/5/2019).
Wasil, sopir mini bus rombongan asal Pamekasan Madura yang sempat diamankan Polda Jatim di Jembatan Suramadu, untuk dimintai keterangan, Senin (20/5/2019). (TRIBUNMADURA/LUHUR PAMBUDI)

Pengakuan Sopir Minibus Mengejutkan

Sementara itu, Wasil (27), sopir minibus yang diamankan Polda Jatim saat kendaraannya melintas di Jembatan Surabaya, mengaku bahwa dirinya hanya menjadi sopir yang mengantarkan rombongan para santri dari sebuah pondok pesantren di kawasan Lenteng, Proppo, Pamekasan, Madura.

Saat ditanyai tujuan perjalanan para rombongan, Wasil menjawab, tujuan perjalanannya hanya sampai Bandara Juanda Surabaya, di Sidoarjo.

"Tidak ke Jakarta, ini saya antar para santri mau ke Bandara Juanda," ujarnya, kepada awakmedia, di halaman Gedung Reskrimum Polda Jatim, Surabaya, Senin (20/5/2019).

Setahu Wasil, rombongan santri minta diantar ke Bandara Juanda untuk menjemput Kiai mereka.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved