Tak Boleh Sembarangan, Ini Menu Buka Puasa dan Sahur untuk Penderita Maag Nyaman di Ramadhan 2019

Menu makanan sahur untuk orang maag memang harus diperhatikan. Sebab orang yang terkena penyakit maag tidak boleh mengonsumsi sembarang.

Tak Boleh Sembarangan, Ini Menu Buka Puasa dan Sahur untuk Penderita Maag Nyaman di Ramadhan 2019
istimewa
Ilustrasi Puasa 

Tak Boleh Sembarangan, Ini Dia Menu Buka Puasa dan Sahur untuk Penderita Maag agar Nyaman

TRIBUNJAMBI.COM - Menu makanan sahur untuk orang maag memang harus diperhatikan.

Sebab orang yang terkena penyakit maag tidak boleh mengonsumsi sembarang makanan, terutama jenis makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung.

Oleh karena itu, penderita maag harus mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi saat sahur dan buka puasa.

Pengetahuan ini sangat penting bagi penderita maag agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman.

Dengan makanan yang tepat saat sahur maupun berbuka dan benar-benar memperhatikan makanan yang dikonsumsi pada saat sahur agar ibadah puasa yang dijalani tidak ada gangguan.

Baca: Tidur Nyenyaknya Terganggu karena Suara Azan, Pria Ini Tikam Tetangganya ketika Ibadah di Masjid

Baca: Ramalan Zodiak 19 Mei 2019, Capricorn Makin Kreatif, Aries Lagi Tertarik untuk Temui Paranormal

Makanan yang harus dihindari penderita maag saat sahur:

1. Penderita sakit maag harus benar-benar menghindari segala jenis makanan yang dapat memicu gas di lambung. Contoh makanan jenis ini antara lain kol, sawi, nangka, pisang ambon, makanan asam dan buah yang dikeringkan.

2. Orang yang terkena penyakit maag juga harus menghindari segala jenis makanan atau minuman yang mengandung kafein. Makanan dan minuman berkafein akan merangsang keluarnya asam lambung lebih banyak sehingga membuat penyakit maag mudah kambuh. Jenis minuman berkafein antara lain kopi, susu dan teh atau makanan olahan lainnya.

3. Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi karena sulit dicerna dan dapat membuat kerja lambung melambat. Menu makan sahur untuk orang maag sebaiknya jangan terlalu banyak lemak. Sebab kadar lemak yang tinggi pada makanan dapat mengacaukan pencernaan. Karena tubuh lebih sulit dalam mengolah lemak menjadi energi, akibatnya tubuh menjadi lebih mudah kelelahan.

Halaman
12
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved