Pemilu 2019

Nekat Buat Video Hoax Soal Rekapitulasi Suara Tertutup, Pria Ini Diciduk Polisi, Simak Pengakuannya

Proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 akan segera berakhir beberapa hari lagi, namun ternyata kabar hoaxs mulai bermunculan.

Nekat Buat Video Hoax Soal Rekapitulasi Suara Tertutup, Pria Ini Diciduk Polisi, Simak Pengakuannya
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
RGS diamankan polisi karena unggah video hoax rekapitukasi suara tertutup 

TRIBUNJAMBI.COM - Proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 akan segera berakhir beberapa hari lagi, namun ternyata berita hoax mulai bermunculan.

 Penyebaran berita hoax di Pilpres 2019 cukup meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan pasca Pemilu 2019.

Seperti seorang warga berinisial RGS (45) ditangkap oleh polisi karena ulahnya menyebar berita hoax soal rapat rekapitulasi tertutup di media sosial.

Baca: Padahal Baru Buka, Warung Kuliner Ayam Raffi Ahmad Dihujani Kritikan Pembeli: Rasanya Pahit!

Baca: Safari Ramdhan Bupati Masnah Busro di Desa Jebus, Serukan Tingkatkan Keimanan

Baca: Daftar Harga HP Baru Rp 3 Jutaan Spesifikasi Dewa Bulan Mei, Perbandingan Samsung A50 & Realme 3 Pro

Baca: Maskapai Lion Air Beri Diskon 50 Persen, Simak Cara Mendapatkan Potongan Harga, Cocok Buat Mudik

Baca: PT Asuransi Jasa Indonesia Cabang Jambi Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-618 dan HUT ke-73

Baca: Ibunda Vera Oktaria Korban Mutilasi di Sumsel Sudah Tak Sabar Lihat Prada Deri Pramana Ditangkap

Mengutip Kompas.com, Kamis (16/5/2019) RGS (45), warga Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ditangkap polisi lantaran mengunggah video hoaks rekapitulasi penghitungan suara tertutup melalui akun Facebook-nya.

Kepada awak media, RGS mengaku sengaja mengunggah video tersebut lantaran ketidaktahuan dirinya mengenai rekapitulasi tersebut.

"Kepada masyarakat semua tanpa kecuali, itu (unggahan video) barangkali ketidaktahuan saya, ketidakmengertian saya tentang terbuka dan tertutupnya (sistem) rekapitulasi penghitungan C1," kata RGS di Mapolda Jabar, Rabu (15/5/2019).

RGS sendiri diketahui mendukung paslon 02 Prabowo-Sandi.

Ia ingin melihat rekapitulasi di wilayahnya.

Kronologinya saat RGS datang ke GOR Pamijahan, Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, untuk melihat rekapitulasi tersebut pukul 10.00 WIB.

"Memang saya bukan saksi, tapi saya ke situ ingin lihat. Karena di kecamatan lain, di sana dilakukan itu bukan di dalam gedung atau GOR, jadi masyarakat itu mau tukang becak atau apa itu, ikut melihat," katanya.

"Maksud saya hanya melihat bukan menyaksikan, tapi waktu di GOR itu ditutup sampai istirahat habis Zuhur. Saya tanyakan ke komisioner PPK, 'Pak kenapa rekapitulasi C1 di dalam GOR? (Jawabannya) Oh, ini menjaga cuaca barang kali hujan,' katanya. Saya bilang, ini cuacanya panas banget gini. Kata komisioner, jadi alasannya cuaca, jadi akhirnya di dalam GOR," katanya.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved