Berita Kriminal Jambi

Nasib Pencuri Motor Polisi yang Melawan Saat Ditangkap, 13 Kali Maling di Jambi Dibuat Tak Berkutik

Dua pelaku sindikat spesialis pencurian kendaraan bermotor antar Provinsi yang berulang kali beraksi di wilayah Kota Jambi berhasil diamankan

Nasib Pencuri Motor Polisi yang Melawan Saat Ditangkap, 13 Kali Maling di Jambi Dibuat Tak Berkutik
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Jatanras Polda Jambi tangkap residivis maling sepeda motor 

Yang Terjadi Pada Pencuri Sepeda Motor Polisi dan Melawan Saat Ditangkap, 13 Kali Maling di Kota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua pelaku sindikat spesialis pencurian kendaraan bermotor antar Provinsi yang berulang kali melakukan aksinya di wilayah Kota Jambi berhasil diamankan Tim Jatanras Polda Jambi.

Kedua pelaku tersebut yakni Rido Suhartawan (21) warga RT 10 Desa Sungai Puan Kecamatan Mersam Batanghari dan Rohmansyah (42) warga Rt 13 Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi.

Kanit Jatanras Polda Jambi AKP Afrito menyampaikan bahwa penangkapan terhadap dua pelaku tersebut dilakukan pada hari Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kedua pelaku di tangkap di lokasi yang berbeda, pelaku Rido diamankan di kosan Alpine Kecamatan Jelutung, dan Rohmansyah diamankan saat sedang berada di kediamannya" Ujar AKP Afrito Rabu (15/5/2019).

AKP Afrito menyampaikan bahwa dari hasil penyelidikan kedua pelaku tersebut sudah 13 kali melakukan aksi pencurian di wilayah Kota Jambi dan pelaku juga telah mencuri sepeda motor milik anggota Polri.

Baca: Lima Alat Berat PT LAJ di Tebo Jambi Dibakar, Tiga Orang Disandera, Polres Tebo Turun Selidiki Kasus

Baca: Beda Nasib, Honorer di Pemkab Sarolangun Tak Dapat THR Sedangkan CPNS Dapat 80 Persen Gaji

Baca: Jarak Rumah Prada DP dan Kasir Indomaret Hanya 200 Meter, Orangtua Pelaku Belum Temui Keluarga

Baca: Berapa Penghasilan Marcus/Kevin per Tahun? Natasha Wilona Kaget, Bisa Beli 9 Alphard Setahun

"Salah satunya sepeda motor milik rekan kita telah dicuri oleh pelaku, untuk barang hasil curian di jual oleh pelaku di kawasan Palembang Sumatra Selatan" Jelasnya.

Kedua pelaku juga merupakan residivis dengan kasus yang sama.

"Pelaku baru saja keluar dari penjara dengan kasus yang sama dan pelaku kembali beraksi lagi" Ucapnya.

AKP Afrito menambahkan bahwa saat dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara akan merebut senjata milik petugas.

Sehingga petugas kepolisian terpaksa harus melumpuhkan pelaku dengan timah panas di kedua kakinya.

"Saat akan ditangkap pelaku sempat mengatakan bahwa polisi yang datang polisi gadungan, dan pelaku juga berusaha mengambil senjata milik petugas,sehingga kita lakukan tindakan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku" Tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved