Sidak Pangkalan Gas

Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen Menjual di Atas Harga Eceran

Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen Menjual di Atas Harga Eceran

Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen Menjual di Atas Harga Eceran
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen yang Menjual di Atas Harga Eceran 

Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen Menjual di Atas Harga Eceran

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari melakulan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa titik agen gas elpiji ukuran 3 kg yang ada di Kabupaten Batanghari, Senin (13/5).

Sidak yang dilakukan oleh Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Batanghari ini untuk mengawasi agar tidak adanya kelangkaan gas pada Ramadan hingga Idul Fitri nanti.

Sidak ini dilakukan selama tiga hari dimulai Senin ini hingga Rabu. Dan sidak di hari pertama ini dilakukan ke beberapa agen di Kecamatan Pemayung dan Muara Bulian.

Pemkab Batanghari lakukan sidak ke pangkalan gas 3 Kg
Pemkab Batanghari lakukan sidak ke pangkalan gas 3 Kg (Tribunjambi/Rian Aidilfi)

Hasilnya, dari pantauan di lapangan, terdapat banyak sekali agen yang menjual tak sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 17 ribu. Hal ini disampaikan oleh Saiful selaku Kabag Ekbang.

"Para agen ini saat ditanya berapa harga penjualan pasti jawabnya Rp 17 ribu. Dan apakah ada jual ke pedagang lain pasti di jawabnya tidak," katanya.

Ia melanjutkan, pada kenyataannya masyarakat membeli lebih dari itu.

Baca: Konsumsi Gas 3 Kg Meningkat, Pertamina Tambah 233 Ribu Tabung Gas Subsidi Selama Ramadhan

Baca: TERNYATA Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo Diusir saat Melayat Pak Harto, Begini Reaksi Halimah

Baca: Sudah Ditetapkan, Ini Besaran Zakat Fitrah untuk Kabupaten Bungo, Ada 3 Klafikasi

"Jadi hari ini kita langsung mengajak agennya langsung agar mengetahui bahwa pelanggaran sering terjadi, dan agen tau bahwa tim tidak memeriksa ke pangkalan," lanjutnya.

Dikatakannya, pihaknya juga quisioner atau pertanyaan kepada masyarakat. Hasilnya, rerata masyarakat membeli dengan harga di atas Rp 17 ribu.

"Jadi pangkalan tidak bisa mengelak lagi dengan data yang ada," ujarnya.

Baca: Caleg Partai Amanat Nasional Laporkan KPU dan Bawaslu Bungo Beserta PPK nya

Baca: Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Makar Terkait Seruan People Power

Baca: RAMALAN Gus Dur Soal Ustaz Dadakan, Ciri-cirinya Terungkap, Siapa yang Dimaksud: Said Aqil Bongkar

Saiful menghimbau kepada pemilik pangkalan untuk tidak melakukan pelanggaran seperti itu lagi pada Ramadan ini

"Kegiatan kita hari ini melakukan pembinaan dan imbauan. Tidak melakukan eksekusi kepada pemilik pangkalan," jelasnya.

Pemkab Batanghari Sidak Gas Melon di Pangkalan, Ditemukan Banyak Agen Menjual di Atas Harga Eceran (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)
 

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved