Ilegal Drilling

Habiskan Rp70 Juta, Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari, Ngaku Belum Balik Modal, Malah Ketangkap

Habiskan Rp70 Juta, Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari, Ngaku Belum Balik Modal, Malah Ketangkap

Habiskan Rp70 Juta, Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari, Ngaku Belum Balik Modal, Malah Ketangkap
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Habiskan Rp70 Juta, Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari, Ngaku Belum Balik Modal 

Habiskan Rp70 Juta, Pemodal Ilegal Drilling di Batanghari, Ngaku Belum Balik Modal, Malah Ketangkap

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Lima pemodal sekaligus pekerja sumur minyak ilegal di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari diringkus polisi dari Polres Batanghari beberapa waktu lalu.

Kasus ini diekspos, Selasa (14/5/2019). Dan, para tersangka pun dihadirkan dalam press rilis yang dipimpin oleh Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso.

Satu diantara tersangka saat diwawancarai mengaku sudah mengebor minyak di kawasan tersebut selama lima bulan.

Baca: 5 Tersangka Pengeboran Minyak Ilegal yang Diamankan Polisi, Segera Dilimpah ke Kejaksaan

Baca: Pemkab Batanghari Bentuk 42 Tim Safari Ramadhan, Tarawih dan Ceramah di 8 Kecamatan

Baca: Sebut Ada Pemerkosaan Demokrasi, Prabowo Subianto: Tokoh-tokoh Bangsa Ini Bukan Makar

"Saya sudah lima bulan ngebor minyak di sana," kata Asep Raidon, pria asal Palembang ini.

Asep juga mengaku bahwa dirinya bekerjasama dengan keponakannya dalam menggarap sumur minyak di tanah tersebut.

"Awalnya saya tahu dari orang bahwa ada kegiatan itu di sini. Kan banyak orang dari Palembang juga (mengebor;red) ke sini," katanya lagi.

5 Tersangka Pengeboran Minyak Ilegal yang Diamankan Polisi, Segera Dilimpah ke Kejaksaan
5 Tersangka Pengeboran Minyak Ilegal yang Diamankan Polisi, Segera Dilimpah ke Kejaksaan (Tribunjambi/Rian Aidilfi)

Selama 5 bulan beroperasi tersebut, disebutkannya bahwa dirinya belum membuahkan hasil sama sekali alias belum balik modal.

"Modal kami lebih kurang Rp 70 juta, itu patungan," ujarnya.

Dalam sekali pengolahan minyak ia bisa meraup keuntungan sekitar Rp 500 ribu - Rp 1 juta.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved