Advertorial

BKKBN Jambi Gelar Pertemuan Kelompok Kerja Advokasi dan Pelatihan Enumerator SKAP

BKKBN Jambi Gelar Pertemuan Kelompok Kerja Advokasi dan Pelatihan Enumerator SKAP, Canangkan 202 Kampung KB

BKKBN Jambi Gelar Pertemuan Kelompok Kerja Advokasi dan Pelatihan Enumerator SKAP
Tribun Jambi
BKKBN Provinsi Jambi menggelar pertemuan Kelompok Kerja Advokasi tingkat Provinsi dalam rangka rapat koordinasi Pokja Kampung KB, Selasa (13/5/2019). 

BKKBN Jambi Gelar Pertemuan Kelompok Kerja Advokasi dan Pelatihan Enumerator SKAP, Canangkan 202 Kampung KB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BKKBN Provinsi Jambi menggelar pertemuan Kelompok Kerja Advokasi tingkat Provinsi dalam rangka rapat koordinasi Pokja Kampung KB, Selasa (13/5/2019).

Kegiatan yang digelar di Hotel Luminor itu juga disandingkan dengan Pelatihan Enumerator Survei kinerja dan akuntabilitas Program (SKAP) KKBPK Provinsi Jambi 2019.

Kegiatan yang dibuka Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, itu langsung dihadiri Direktur Advokasi dan Komunikasi BKKBN Pusat, Sugiyono.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti, mengatakan dengan kegiatan tersebut Kampung Keluarga Berencana bisa terwujud.

BKKBN Provinsi Jambi menggelar pertemuan Kelompok Kerja Advokasi tingkat Provinsi dalam rangka rapat koordinasi Pokja Kampung KB, Selasa (13/5/2019).
BKKBN Provinsi Jambi menggelar pertemuan Kelompok Kerja Advokasi tingkat Provinsi dalam rangka rapat koordinasi Pokja Kampung KB, Selasa (13/5/2019). (Tribun Jambi)

Adapun kegiatan SKAP 2019 sendiri merupakan surveu tahunan yang dulu dikenal dengan istilah survei RPJMN. Survei ini mengukur indikator kinerja yang sasarannya terdapat dalam rencana strategis BKKBN.

"Jumlah sampel klaster dalam SKAP 2019 ini sebanyak 1935 klaster, khusus Jambi 51 klaster," ungkapnya.

Sementara itu M Dianto mengatakan Program Kampung KB telah dimulai sejak 2016. Provinsi Jambi telah membentuk satu Kampung KB di Desa Penyengat Rendah.

"Sesuai dengan roadmap Kampung KB, sampai 2018 sudah terbentuk dan dicanangkan 202 Kampung KB yang tersebar di 11 kabupaten/kota," bebernya.

Ia mengaku ini merupakan tugas berat untuk dapat mengisi dan mengembankan Program Kampung KB dengan berbagai kegiatan pembangunan sehingga kampung KB betul-betul dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat. (*)

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved