Pro Kontra Pasar Malam

Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung

Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung

Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ada Pasar Malam di Kawasan Masjid Agung As Sulton, Sarolangun, Pengurus Masjid Merasa Terganggu 

Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kampung Ramadan yang ada di Kawasan Masjid As-Sulton, Kelurahan Aur Gading, Kabupaten Sarolangun, menjadi perhatian publik.

Sebab, panitia pelaksana sudah mengagendakan berbagai acara Islami, seperti lomba-lomba Islami dan jajanan kuliner menu buka puasa.

Terbaru, panitia pelaksana ternyata menyebut bahwa pasar malam yang ada di halaman masjid tersebut adalah wahana berbagai permainan anak-anak untuk menambah daya tarik para pengunjung datang ke lokasi kampung Ramadhan.

Baca: Ada Pasar Malam di Kawasan Masjid Agung As Sulton, Sarolangun, Pengurus Masjid Merasa Terganggu

Baca: Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI,Ini yang Direncanakan Bupati Tanjab Barat

Baca: 5 Jam Kivlan Zen Diperiksa, Pengacara Tegaskan Kliennya Tak Ada Upaya Lakukan Makar

Ketua Pantia Zulhitmi mengatakan, pihaknya sengaja mengajak pengelola pasar malam untuk beroperasi di kawasan kampung Ramadhan yang berlokasi di kawasan Masjid As-Sulton.

Hanya saja, sebelum beroperasi panitia pelaksana terlebih dahulu melakukan identifikasi permainan apa saja yang diberikan izin.

"Kampung Ramadhan bukan hanya sebatas kuliner, ada 9 kegiatan, seperti perlombaan, di sisi lain kita hadirkan bazar terkait dalam kontek pasar malam, tapi sebelum mereka masuk, sudah kita identifikasi semua jenis permainan, ada 6 jenis permaianan yang standar untuk anak-anak," katanya.

Baca: Kasus Kredit Fiktif Mandiri, Gerry, KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Baca: 4 Terdakwa Kasus Kredit Fiktif Mandiri KCP Bank Mandiri, Rimbo Bujang, Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Baca: Bukan 62 Persen, Survei Internal Demokrat Nyatakan Prabowo Menang 54 Persen, Lihat Hasil Situng KPU

Ke enam jenis permainan tersebut katanya, berupa tong Stand (Roda-roda gila), Kuda Putar, kincir angkasa, perahu layang, pancingan anak-anak, dan odong-odong. Selain itu, pengelola pasar malam juga menyediakan berbagai makanan dan minuman berupa pop ice, asesoris, harum manis dan pop corn.

Jadi, meskipun adanya berbagai permainan anak-anak di pasar malam, bukan berarti merusak kesucian lokasi mesjid ataupun marwahnya kampung ramadan.

Sebab di sana hanya permainan anak-anak, yang hanya beroperasi pada siang sebelum berbuka puasa dan sesudah salat tarawih.

"Harapan kami, pihak pasar malam untuk betul-betul sesuai komitmen menjaga kesucian lokasi mesjid, termasuk kebersihan dan marwahnya kampung ramadhan. Mereka tidak kita pungut biaya, karena tujuan kita menghadirkan mereka untuk meramaikan kampung Ramadhan.

"Bahkan kita fasilitasi penerangan dan tempat MCK mereka. Yang mungkin dikaji masalah MCK mereka, dan kita sudah koordinasi pihak masjid dan PAM untuk menambah air," tuturnya.

Pro Kontra Pasar Malam di Kawasan Masjid As Sulton, Sarolangun, Panitia: Untuk Menarik Pengunjung (Wahyu Herliyanto/Tribun Jambi)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved