Penyelundupan Baby Lobster

Polairud Polda Jambi Dalami Lokasi Penampungan Sementara Baby Lobster di Simpang Kawat

Polairud Polda Jambi Dalami Lokasi Penampungan Sementara Baby Lobster di Simpang Kawat

Polairud Polda Jambi Dalami Lokasi Penampungan Sementara Baby Lobster di Simpang Kawat
Tribunjambi/Fadly
Ditpolair Polda Jambi, kembali menggagalkan penyelundupan baby lobster 

Polairud Polda Jambi Dalami Lokasi Penampungan Sementara Baby Lobster di Simpang Kawat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditpolairud Polda Jambi, melakukan penyelidikan dan mendalami lokasi penampungan sementara baby lobster yang berada di Simpang Kawat.
Hal itu dilakukan menyusul digagalkannya penyelundupan Baby Lobster di Kabupaten Tanjab Timur.

Sebanyak 124.500 baby lobster diamankan Polair pada tanggal (13/5/2019).

"Kita amankan 124.500 ekor BL dari 21 Box putih yang kita amankan, dan 3 Pelaku," jelas Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Fauzi Bakti, Senin (13/5/2019).

Baca: Prada Deri Pramana Diburu Hingga ke Jambi, Diduga Pelaku Utama Mutilasi Vera Oktaria Kasir Indomaret

Baca: Ditpolair Polda Jambi, Amankan 3 Pelaku Penyelundup Baby Lobster, 1 Diantarannya Masih Di Bawah Umur

Baca: Terungkap, Ini Percakapan Terakhir Vanessa Angel dengan Ayahnya saat Bertemu di Persidangan

Ia mengatakan dari keterangan palaku, tempat penampungan sementara beby Lobster tersebut di kawasan Simpang Kawat Kota Jambi.

"Tapi kami masih dalami karena menurut keterangan pelaku mereka mendapatkan barang dari DPO berinisial AG," jelasnya.

Ia juga mengatakan untuk asal BL tersebut masih di dalami.

"Karena kalau dari Jambi tidak mungkin, karena kita tidak Punya Lobster, pasti dari Luar Jambi," jelasnya.

Baca: Ingin Kabur dari Petugas, Mobil Pelaku Penyelundupan Baby Lobster di Tanjabtim, Justru Masuk Parit

Baca: Kebutuhan Uang Selama Ramadhan dan Idul Fitri di Jambi Rp 2,59 Triliun, Meningkat 1,82 Persen

Baca: TERKUAK, Identitas Jasad Wanita Tanpa Kepala, Lajang Diduga Hamil: Pelaku Tengah Diburu Polisi

Ia mengatakan untuk di kawasan Simpang kawat sudah di datangi dan di lakukan pengecekan," ternyata sudah kosong." Jelasnya.

Para pelaku ini menerima BL dari pelaku AG, yang kemudian mengantarkan BL ini sampai ke perbatasan, kemudian di sana sudah ada lagi orang yang menampung.

"Yang menampumg di sana tidak tau siapa, masih kita dalami yang jelas dari pengakuan pelaku mereka hanya di suruh mengantarkan barang ini dengan upah Rp 400 ribu," jelsnya.

Baca: Pengantin Wanita Terkejut Lihat Calon Suami Ditangkap Polisi Karena Menghamili Wanita Lain

Baca: TUJUH Gejala Penyakit Jantung Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang, Satu di Antaranya Bibir Biru

Baca: Demokrat Bocorkan Perolehan Suara Kubu 02, Ferdinand Hutahaean: Internal Kami Pak Prabuwo Tidak 62%

Ia mengatakan juga, pelaku ini sudah dua kali melakukan penyelundupan BL Ini.

"Dengan satu pemasok yang sama yakni AG, dan mereka ini adalah jaringan yang berbeda dari ungkapan sebelumnya," jelasnya.

Ia mengatakan jumlah kerugian dari penyelundupan ini adalah sekitar Rp18 milyar.

Polairud Polda Jambi Dalami Lokasi Penampungan Sementara Baby Lobster di Simpang Kawat (Ferry Fadly/Tribun Jambi)

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved