Pilpres 2019

PAN dan Demokrat Pindah Koalisi ke Kubu 01, Jusuf Kalla pun Angkat Bicara, Sebut Politik Itu Biasa

PAN dan Demokrat Pindah Koalisi ke Kubu 01, Jusuf Kalla pun Angkat Bicara, Sebut Politik Itu Biasa

PAN dan Demokrat Pindah Koalisi ke Kubu 01, Jusuf Kalla pun Angkat Bicara, Sebut Politik Itu Biasa
ist/tribunpekanbaru
Respons Jusuf Kalla Singgung Puisi Neno Warisman di Munajat 212, Anak Jokowi dan Kejatuhan Soeharto 

PAN dan Demokrat Pindah Koalisi ke Kubu 01, Jusuf Kalla pun Angkat Bicara, Sebut Politik Itu Biasa

TRIBUNJAMBI.COM - Cenderungnya adanya perubahan sikap politisi dan elite partai PAN dan Demokrat, digadang-gadang akan berubah haluan koalisi.

Hal itu ditanggapi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menanggapi atas ramai kabar Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat berkemungkinan masuk ke dalam koalisi pasangan Calon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Diberitakan TribunWow.com dari Kompas.com, Jusuf Kalla memaparkan, hal tersebut bisa saja terjadi.

Ia menilai, adalah hal yang wajar jika partai yang awalnya berseberangan dengan petahana pada Pilpres 2019 lalu di depan memutuskan bergabung ke dalam koalisi pemerintahan.

Baca Juga:

Ingin Kabur dari Petugas, Mobil Pelaku Penyelundupan Baby Lobster di Tanjabtim, Justru Masuk Parit

Pria yang Adu Domba TNI dan Polri Lewat Video yang Viral Diamankan Polisi, Ini Kronologinya

Ini Faktor Kota Muara Bungo Alami Inflasi 0,45 Persen Pada April 2019

Terungkap, Ini Percakapan Terakhir Vanessa Angel dengan Ayahnya saat Bertemu di Persidangan

Jusuf Kalla lantas menyinggung perpindahan koalisi yang terjadi pasca-pilpres 2014.

Saat itu PPP, PAN, dan Golkar masuk ke dalam koalisi pemerintah meski sebelumnya merupakan pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Jusuf Kalla dan SBY
Jusuf Kalla dan SBY (Kolase)
 

"Yang jelas, seperti PAN, akan menerima siapa saja yang menang, tentu saja. Bahwa bisa masuk koalisi itu 5 tahun lalu juga terjadi seperti itu. Yang lima tahun lalu mendukung Prabowo, lalu kemudian mendukung Pak Jokowi. Masuk dalam kabinet," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Jusuf Kalla menjelaskan, politik merupakan hal yang dinamis.

Oleh karena itu, adalah wajar jika nantinya PAN dan Demokrat akhirnya memilih bergabung ke pemerintahan.

"Jadi politik itu biasa saja," lanjut dia.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved