Ramadhan 2019

Mengumpat dan Mencaci Maki di Medsos, Apakah Membatalkan Puasa Ramadhan?

Lalu, apakah muslim yang mengumpat dan mencaci orang lain di media sosial, ibadah puasanya batal?

Mengumpat dan Mencaci Maki di Medsos, Apakah Membatalkan Puasa Ramadhan?
istimewa
Ilustrasi Puasa 

Sudah sepatutnya orang yang mengaku dirinya sebagai muslim untuk selalu menjaga lisan maupun tangannya dari menyakiti orang lain.

Sikap lemah lembut dan tutur kata yang baik bisa dilihat sebagai salah satu cerminan seorang muslim yang baik.

Oleh karena itu, seorang muslim dilarang untuk mengucapkan umpatan dan cacian yang menyakitkan pihak lain. Apalagi ketika ia sedang menjalankan ibadah puasa.

Baca: Misteri 33 Tahun Buron, Huruf N di Permen Yosan Ditemukan Dendi, Hanya Mampu Ditemukan 4 Orang

Baca: Kalah Telak di Sumatera Barat, TKN Jokowi Pusing, Padahal Sosialisasi Gencar. Ada Apa dengan Sumbar?

Secara spesifik, Rasulullah saw telah mengingatkan akan sikap dan tutur kata melalui salah satu sabdanya berikut ini:

وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ .

“Apabila salah satu dari kalian sedang menjalankan ibadah puasa, maka janganlah berkata kotor, dan jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencelanya atau menyakitinya maka ucapkan: ‘sesungguhnya aku sedang berpuasa’.” (HR. Bukhari)

Lantas, apakah umpatan atau cacian seorang yang berpuasa yang dilakukan di medsos itu bisa membatalkan puasanya?

Dilihat dari sisi puasa itu sendiri, umpatan atau cacian baik dilakukan di medsos maupun di luar medsos tidaklah membatalkan puasa.

Kendati demikian, hal itu merupakan perbuatan yang diharamkan baginya, terlebih ketika ia sedang menjalani ibadah puasa.

Rasulullah SAW dalam salah satu hadits bersabda:

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved