Hermawan Ngaku Khilaf Saat Bilang Akan Penggal Jokowi, Ini Tanggapan Andre Jubir BPN Prabowo-Sandi

Polisi menangkap Hermawan Susanto yang menyebut ingin memenggal kepala Jokowi, Andre Rosiade Jubir BPN Prabowo-Sandiaga

Hermawan Ngaku Khilaf Saat Bilang Akan Penggal Jokowi, Ini Tanggapan Andre Jubir BPN Prabowo-Sandi
FACEBOOK/KataKita/sabilulalifpage
Hermawan Susanto pria yang ancam penggal kepala Jokowi (kiri) dan saat dibawa dari rumahnya ke kantor polisi (kanan) 

Polisi menangkap Hermawan Susanto yang ancam penggal kepala JokowiAndre Rosiade Jubir BPN Prabowo-Sandiaga meminta polisi menelusuri pernyataan itu serius atau cuma lucu-lucuan.

TRIBUNJAMBI.COM - Pria asal Bogor, Hermawan Susanto, mengakui melontarkan ucapan bernada mengancam nyawa Presiden, yakni kalimat akan penggal kepala Jokowi.

Video ucapan bernada ancaman bagi Jokowi itu yang terjadi saat demo di Bawaslu Jumat lalu itu telah viral di sosial media.

Kini, Hermawan Susanto meringkuk di penjara, setelah ditangkap polisi di rumahnya di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (12/5/2019).

Hermawan yang mengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo mengaku khilaf dengan ucapan dan perbuatannya itu.

"Saat ditangkap dia ini mengaku khilaf," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, kepada wartawan.

Kendati menyesal, Hermawan Susanto tetap akan diproses hukum, apalagi dirinya sudah dilaporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya.

Saat ini Hermawan sedang menjalani berita acara pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

Hermawan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka atas ucapannya yang viral itu.

Ancaman yang dilontarkan Hermawan terjadi saat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5/2019) siang.

Halaman
1234
Editor: suang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved